Petani Tembakau Bojonegoro Rasakan Angin Segar, Bupati Serahkan BLT DBHCHT 2025

BOJONEGOROtimes.Id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku industri tembakau kembali diwujudkan dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.

‎Acara penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di PT Putera Jaya Sakti Perkasa (PJSP) Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, pada Rabu (30/10/2025).

‎Bupati Bojonegoro Setyo Wahono hadir langsung menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima.

‎Menurut Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp33,65 miliar dengan jumlah penerima 18.695 orang, terdiri dari pekerja pabrik dan buruh tani tembakau.

‎“Bantuan ini diharapkan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup dari tembakau,” jelasnya.

‎Sementara Direktur PT PJSP, Bagus Darsono, menyambut baik langkah Pemkab Bojonegoro tersebut.

‎“Program ini menjadi motivasi bagi para pekerja agar terus semangat berkarya. Kami juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat dapat terus terjalin demi kemajuan bersama,” ujarnya.

‎Bupati Setyo Wahono dalam arahannya menegaskan pentingnya percepatan penyaluran BLT agar manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat.

‎“Biasanya dana DBHCHT diterima di akhir tahun, tapi tahun ini kami usahakan lebih cepat agar hak para petani dan buruh tembakau bisa segera dinikmati,” terang Bupati.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran program ini, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, hingga pihak perusahaan yang turut memfasilitasi pelaksanaan kegiatan.

‎“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan yang benar-benar bermanfaat bagi keluarga, bukan sekadar konsumtif,” pesannya.

‎Sebelumnya, peluncuran awal program BLT DBHCHT 2025 dilakukan pada 24 Oktober 2025 di PT Karebet Alam Sejahtera, Kecamatan Dander.

‎Melalui program ini, Pemkab Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan petani dan pekerja di sektor hasil tembakau, yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. (Prokopim)