‎Reses DPRD Bojonegoro Dapil IV, Suprapto Bahas Beasiswa dan Layanan Kesehatan

BOJONEGOROtimes.Id – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Gerindra, Suprapto, turun langsung menemui masyarakat melalui Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaras, Minggu (23/8/2026).

‎Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 warga dari Dapil IV Bojonegoro yang meliputi Bubulan, Sugihwaras, Kedungadem, Temayang, Gondang, dan Sekar.

‎Pertemuan dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan serta persoalan yang masih mereka hadapi.

‎Sejumlah unsur pemerintah, TNI, perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga turut mengikuti kegiatan tersebut.

‎Suprapto menyebut reses menjadi kesempatan penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kondisi masyarakat di daerah pemilihannya.

‎Aspirasi yang diterima, kata dia, akan menjadi bahan dalam mengawal kebijakan serta program pembangunan sesuai kewenangan DPRD.

‎Ia menegaskan, komunikasi dengan masyarakat tidak boleh berhenti hanya saat kegiatan reses berlangsung.

‎“Kami ingin mendengar langsung kebutuhan warga. Setiap aspirasi akan kami catat dan kami perjuangkan sesuai kewenangan kami di DPRD,” ujar Suprapto.

‎Dalam dialog tersebut, keberlanjutan program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Bojonegoro menjadi salah satu pembahasan utama.

‎Suprapto menilai bantuan pendidikan perlu dijaga agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mempunyai kesempatan melanjutkan pendidikan.

‎Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga tidak semestinya menghalangi generasi muda mendapatkan pendidikan yang layak.

‎“Jangan sampai anak yang punya kemampuan dan semangat belajar harus berhenti sekolah hanya karena biaya,” tegasnya.

‎Persoalan layanan kesehatan juga menjadi aspirasi yang mendapat perhatian dalam forum tersebut.

‎Suprapto mendorong agar peningkatan kualitas pelayanan berjalan seiring dengan pemerataan akses, khususnya bagi masyarakat di kawasan pedesaan.

‎Ia berharap warga di wilayah yang jauh dari pusat layanan tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara mudah dan layak.

‎“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar, sehingga masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik tanpa terkendala jarak dan akses,” katanya.

‎Selain pendidikan dan kesehatan, aspirasi masyarakat terkait infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan juga menjadi bagian dari pembahasan.

‎Suprapto memastikan berbagai masukan dari warga Dapil IV akan terus dikomunikasikan dan dikawal dalam pembahasan pembangunan daerah.

‎Ia berharap hasil reses tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat menjadi pijakan dalam menentukan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

‎“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan warga, pendidikan semakin terbuka, layanan kesehatan membaik, dan kesejahteraan terus meningkat,” pungkasnya. (*)