‎TMMD Bojonegoro Rampungkan RTLH Mbah Kasiman, Rumah Lansia Kesongo Lebih Nyaman

BOJONEGOROtimes.Id – Kebahagiaan terpancar dari wajah Mbah Kasiman (78), warga RT 020/RW 08, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

‎Rumahnya yang sebelumnya masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini telah selesai direnovasi hingga 100 persen.

‎Perubahan tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.

‎Hunian sederhana itu kini tampak lebih kokoh, bersih, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

‎Renovasi dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat Desa Kesongo.

Bagian rumah yang sebelumnya sederhana kini telah diperbaiki dan dipercantik dengan dinding serta lantai yang lebih layak.

‎Bagi Mbah Kasiman, perubahan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan tempat tinggal.

Namun juga menjadi bentuk perhatian dan harapan baru bagi dirinya di usia senja.

‎“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur rumah saya sudah selesai diperbaiki. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua pihak yang telah membantu,” ujar Mbah Kasiman, Senin (10/8/2026).

‎Ia mengaku tidak menyangka rumah yang selama ini ditempatinya dapat berubah menjadi lebih layak dan nyaman.

‎Mbah Kasiman pun berharap seluruh prajurit yang telah membantu diberikan kesehatan dan balasan atas kebaikannya.

‎Ungkapan tersebut disampaikannya dengan penuh rasa haru dan bahagia.

‎Rampungnya RTLH Mbah Kasiman menjadi salah satu bukti nyata manfaat TMMD ke-129 bagi masyarakat Desa Kesongo.

‎Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan maupun fasilitas umum, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga.

‎Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaannya.

‎Semangat gotong royong itu sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat.

‎Kini Mbah Kasiman bersama keluarga dapat menempati rumah yang lebih aman, bersih, dan nyaman.

Renovasi tersebut menjadi kado bermakna bagi seorang lansia yang telah memasuki usia 78 tahun.

‎Di balik bangunan yang telah diperbaiki, tersimpan cerita tentang kepedulian dan kebersamaan masyarakat.

‎TMMD pun kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat menghadirkan manfaat langsung bagi warga. (*)