BOJONEGOROtimes.Id – Pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, memasuki penghujung kegiatan.
Meski penutupan semakin dekat, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik.
Seluruh pekerjaan dikebut dengan tetap mengutamakan kualitas. Salah satunya penyelesaian Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Wagini.
Rumah Wagini di Dusun Krisik RT 010/RW 004 kini memasuki tahap finishing. Minggu (9/8/2026), prajurit Satgas tampak menyelesaikan pemasangan bingkai dan kaca jendela.
Mereka juga membersihkan sisa material pembangunan di sekitar rumah.
Langkah tersebut dilakukan agar hunian benar-benar siap ditempati.
Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Adi Yuniarto, mengatakan seluruh sasaran fisik terus dikerjakan secara maksimal menjelang berakhirnya program.
Percepatan dilakukan tanpa mengesampingkan ketelitian dalam setiap pekerjaan.
Menurutnya, finishing menjadi bagian penting sebelum rumah diserahkan kepada pemilik.
“Kita fokus menyelesaikan finishing pemasangan jendela sekaligus membersihkan sisa-sisa material di sekitar rumah,” ujarnya.
Ia menegaskan, kebersihan dan kerapian menjadi perhatian dalam tahap akhir rehabilitasi RTLH.
Rumah yang telah diperbaiki diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya.
Program ini sekaligus menjadi wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat pedesaan.
“Rumah yang telah direhabilitasi nantinya terlihat lebih bersih, rapi, layak, aman, dan nyaman untuk ditempati,” pungkasnya.
Melalui TMMD ke-129 bertema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, Satgas Kodim 0813 Bojonegoro terus menunjukkan semangat gotong royong bersama masyarakat.
Penyelesaian RTLH menjadi salah satu bentuk nyata program tersebut.
Hunian yang lebih layak diharapkan membawa kenyamanan sekaligus harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Program ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di Desa Kesongo. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,