BOJONEGOROtimes.Id – Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya menyasar pembangunan fisik di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
Satgas TMMD juga memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter dan wawasan generasi muda.
Salah satunya melalui kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) bagi pelajar SMP Negeri Satu Atap Kesongo, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dengan materi tentang persatuan, cinta tanah air, gotong royong, kedisiplinan, serta pentingnya menjauhi pengaruh negatif pergaulan.
Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, mengatakan pembangunan generasi muda merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa.
Menurutnya, kemajuan desa harus berjalan seiring dengan pembentukan mental dan karakter anak-anak.
“Pembangunan bangsa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembinaan mental dan kepribadian generasi muda,” ujar Letda Inf Ady Yuniarto.
Ia berharap para pelajar mampu tumbuh menjadi generasi yang unggul, disiplin, memiliki semangat kebersamaan, serta tetap memegang teguh jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Kepala SMP Negeri Satu Atap Kesongo, Endang Palupi, M.Pd., mengapresiasi kepedulian Satgas TMMD terhadap para siswa.
Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman sekaligus bekal positif bagi peserta didik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro. Edukasi wawasan kebangsaan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan cinta tanah air, kedisiplinan, dan karakter kuat bagi anak-anak kami,” tutur Endang.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa TMMD ke-129 tidak sekadar menghadirkan pembangunan infrastruktur.
Melalui pendekatan pendidikan dan pembinaan karakter, TNI turut berupaya menyiapkan generasi muda Desa Kesongo agar memiliki semangat kebangsaan dan masa depan yang lebih baik. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,