‎Kapolres Lamongan Temui Tokoh Muhammadiyah, NU dan LDII, Hari Pertama Bangun Komunikasi

‎LAMONGAN – Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D. mulai membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

‎Pada Jumat (7/8/2026), ia bersilaturahmi dengan PDM Lamongan, PCNU Lamongan dan DPD LDII Lamongan.

‎Kunjungan tersebut menjadi langkah awal Kapolres Lamongan dalam memperkuat hubungan dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan.

‎Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

‎Silaturahmi pertama berlangsung di Gedung Dakwah PDM Lamongan sekitar pukul 13.30 WIB.

‎Kapolres didampingi Wakapolres dan sejumlah PJU Polres Lamongan serta diterima Ketua PDM Lamongan Drs. H. Shodikin, M.Pd. bersama jajaran pengurus.

‎Dalam pertemuan itu, kedua pihak berdiskusi mengenai kondisi sosial kemasyarakatan serta pentingnya kolaborasi menjaga kerukunan.

‎Kapolres menegaskan komunikasi dengan tokoh agama dan ormas menjadi bagian penting untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas.

‎”Komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan, sangat penting untuk menjaga kerukunan, persatuan dan toleransi,” ujar Kapolres Lamongan.

‎Sekitar pukul 14.55 WIB, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Kantor PCNU Lamongan. Kapolres diterima Ketua Tanfidziah PCNU Lamongan Dr. KH. Sahrul Munir, M.Pd.I. beserta jajaran pengurus.

‎PCNU Lamongan menyatakan kesiapan memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

‎Sejumlah isu menjadi perhatian bersama, mulai dari pencegahan narkoba, peredaran miras hingga potensi konflik yang berkaitan dengan aktivitas perguruan silat.

‎Kunjungan berikutnya dilakukan ke Gedung DPD LDII Lamongan.

‎Kapolres diterima Ketua DPD LDII Lamongan KH Agus Yudi bersama jajaran pengurus, sekaligus bertukar pandangan mengenai kondisi dan keamanan masyarakat.

‎Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. mengatakan silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara kepolisian dan organisasi keagamaan maupun kemasyarakatan.

‎”Ke depan, sinergitas akan terus dibangun melalui komunikasi, kolaborasi dan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat,” jelasnya.

‎Melalui penguatan sinergi antara Polri, tokoh agama dan masyarakat, Polres Lamongan berharap situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

‎Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu menjaga persatuan serta kerukunan masyarakat Lamongan. (*)