BOJONEGOROtimes.Id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor peternakan warga.
Melalui Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan (YANDUWAN) di Dusun Kesongo, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Satgas TMMD berkolaborasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro memberikan layanan kesehatan ternak secara gratis.
Antusiasme warga bahkan membuat realisasi pelayanan melampaui target.
Dari sasaran awal 100 ekor, sebanyak 278 ternak yang terdiri dari sapi, kambing, dan domba berhasil mendapatkan pemeriksaan serta penanganan kesehatan.
Medik Veteriner Disnakkan Bojonegoro, Aris Eko Prasetyo, mengatakan pelayanan tersebut menjadi langkah pencegahan terhadap risiko penyakit ternak akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan ternak masyarakat tetap sehat. Perubahan cuaca berpotensi memengaruhi kesehatan dan produktivitas ternak, sehingga pelayanan langsung seperti ini sangat diperlukan,” ujar Aris, Jumat (7/8/2026).
Pelayanan dilakukan dengan mendatangi kandang warga maupun melalui posko.
Tindakan yang diberikan meliputi pemberian vitamin, obat cacing, penanganan parasit, pemeriksaan ternak sakit, hingga penyemprotan desinfektan di lingkungan kandang.
Peternak juga mendapat edukasi mengenai pemberian pakan bergizi, kebersihan kandang, kesehatan reproduksi, serta pencatatan ternak.
Langkah tersebut diharapkan membantu warga menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan produktivitas hewan ternaknya.
Aris menjelaskan, sekitar 118 ekor sapi awalnya menjadi sasaran utama pelayanan di Dusun Kesongo.
Namun, tingginya kebutuhan masyarakat membuat layanan diperluas hingga mencakup kambing dan domba.
Ia memastikan pendampingan kesehatan hewan tidak berhenti setelah program TMMD selesai.
Petugas Disnakkan tetap siap menerima laporan masyarakat apabila ditemukan ternak yang menunjukkan gejala sakit.
“Kami berharap masyarakat segera melapor apabila ternaknya menunjukkan tanda-tanda sakit. Semakin cepat ditangani, peluang ternak untuk pulih juga semakin besar,” imbaunya.
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan hewan merupakan bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD.
“TMMD hadir tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membantu masyarakat melalui berbagai pelayanan. Kami berharap para peternak semakin peduli terhadap kesehatan ternaknya sehingga produktivitas meningkat dan berdampak pada kesejahteraan keluarga,” jelasnya.
Kegiatan YANDUWAN menunjukkan bahwa TMMD hadir menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dengan ternak yang sehat dan produktif, diharapkan perekonomian keluarga peternak semakin kuat dan kemandirian ekonomi desa dapat terus berkembang. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,