BOJONEGOROtimes.Id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, resmi dimulai pada Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, tetapi juga mendapat dukungan dari kalangan akademisi melalui Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro (Unigoro).
Sebanyak 29 mahasiswa dari lima fakultas diterjunkan untuk membantu pelaksanaan TMMD dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.
Kehadiran mereka diharapkan memperkuat pelaksanaan program fisik maupun nonfisik selama kegiatan berlangsung serta mendorong kolaborasi yang lebih luas dalam pembangunan desa.
Ketua KKNTK 01 Universitas Bojonegoro, Wahyu Putro Utomo, mengatakan mahasiswa siap bekerja bersama Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa merupakan wujud pengabdian sekaligus penerapan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
”Kami Mahasiswa Unigoro siap berkolaborasi dengan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program baik kegiatan fisik maupun nonfisik selama pelaksanaan TMMD berlangsung,” ujar Wahyu Putro Utomo.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-129 juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, dan pembagian paket sembako.
Sinergi antara TNI, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,