BOJONEGOROtimes.Id – Kecamatan Kota Bojonegoro kembali menegaskan dominasinya pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026.
Meski masih menyisakan satu cabang olahraga yang belum rampung dipertandingkan, perolehan medali yang diraih sudah cukup untuk memastikan gelar juara umum tetap berada di tangan kontingen Kecamatan Kota.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, usai pertandingan final cabang olahraga futsal di GOR Utama Bojonegoro, Jumat (10/7/2026).
Hasil rekapitulasi sementara menunjukkan tidak ada lagi kecamatan yang mampu mengejar keunggulan poin yang telah dikumpulkan Kecamatan Kota.
Berdasarkan klasemen sementara hingga pukul 12.00 WIB, Kecamatan Kota mengoleksi 29 medali emas, 21 medali perak, dan 20 medali perunggu.
Raihan tersebut menghasilkan total 178 poin sekaligus mengantarkan mereka mempertahankan predikat juara umum pada Porkab II Bojonegoro.
Posisi kedua ditempati Kecamatan Dander yang membukukan 16 medali emas, 9 perak, dan 12 perunggu dengan total 94 poin.
Sementara Kecamatan Kapas berada di peringkat ketiga setelah mengumpulkan 9 emas, 9 perak, dan 8 perunggu atau total 62 poin.
Persaingan menarik juga terlihat di papan tengah klasemen.
Kecamatan Trucuk sukses mencatat lonjakan prestasi dengan menembus posisi keempat setelah meraih 10 medali emas, 6 medali perak, dan 4 medali perunggu dengan total 56 poin.
”Pada Porkab pertama lalu Trucuk berada di peringkat sembilan, namun tahun ini mampu melonjak hingga peringkat empat. Ini menunjukkan pemerataan prestasi olahraga di berbagai kecamatan semakin baik,” ujar Wakil Ketua KONI Bojonegoro, Tonny Ade Irawan.
Pada cabang olahraga futsal, Kecamatan Dander berhasil keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan Kecamatan Kapas dengan skor tipis 1-0 pada partai final.
Sementara gelar juara ketiga bersama diraih Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Bojonegoro.
Sementara itu, cabang olahraga bola tangan juga telah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan.
Di sektor putra, Kecamatan Bojonegoro meraih medali emas usai menundukkan Kecamatan Balen dengan skor 25-15, sedangkan medali perunggu menjadi milik Kecamatan Kapas dan Kecamatan Trucuk.
Untuk kategori putri, Kecamatan Trucuk berhasil menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Kecamatan Baureno dengan skor 9-7 di partai final.
Adapun medali perunggu berhasil diamankan oleh tim putri Kecamatan Bojonegoro.
Meski demikian, pelaksanaan Porkab II Bojonegoro 2026 belum sepenuhnya selesai.
Masih tersisa cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) yang untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam sejarah Porkab Bojonegoro.
Tonny menjelaskan, cabang olahraga MMA mempertandingkan tiga nomor dengan melibatkan 44 atlet dari 13 kecamatan.
Seluruh pertandingan berlangsung di Sport Center Bojonegoro dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun penonton.
”Ini menjadi sejarah baru bagi Porkab karena MMA untuk pertama kalinya dipertandingkan. Antusiasme peserta cukup tinggi,” kata Tonny.
Penutupan resmi Porkab II Bojonegoro 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro.
Acara tersebut akan ditutup langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah.
Menurut Tonny, meski Kecamatan Kota kembali menjadi juara umum, penyelenggaraan Porkab tahun ini memperlihatkan perkembangan pembinaan olahraga yang semakin merata.
Banyak kecamatan mampu meningkatkan prestasi sehingga persaingan antarkontingen menjadi lebih kompetitif dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. (*)














Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,