BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mempercepat pembangunan desa melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD).
Salah satu penerima manfaat adalah Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberrejo, yang memanfaatkan anggaran BKKD 2025 untuk membangun infrastruktur jalan guna meningkatkan akses dan perekonomian masyarakat.
Kepala Desa Banjarejo, Moch. Sahroni, menjelaskan dana BKKD sebesar Rp1,6 miliar difokuskan pada pembangunan dua ruas jalan cor beton dengan total panjang 800 meter dan lebar 4 meter.
Pembangunan dilakukan di Dusun Ngampeng Banjar sepanjang 700 meter dan Dusun Donglo sepanjang 100 meter.
”Dana BKKD kami fokuskan untuk pembangunan jalan desa. Ada dua titik, yakni di Dusun Ngampeng Banjar sepanjang 700 meter dan Dusun Donglo 100 meter dengan lebar empat meter,” ujar Moch. Sahroni.
Menurutnya, jalan cor beton tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus memudahkan distribusi hasil pertanian.
Selain itu, kendaraan kini dapat melintas lebih nyaman karena kondisi jalan yang sebelumnya rusak telah diperbaiki.
”Dulu saat musim hujan jalan becek dan saat kemarau berdebu. Sekarang kendaraan bisa berpapasan dengan nyaman sehingga aktivitas masyarakat jauh lebih lancar,” tambahnya.
Selain pembangunan jalan, Pemkab Bojonegoro juga menjalankan program penyediaan air bersih melalui Dinas PU Cipta Karya di Desa Banjarejo.
Saat ini telah tersedia empat titik toren air bersih, namun pemerintah desa masih mengusulkan penambahan fasilitas serta pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mendukung mayoritas warga yang bekerja sebagai petani.
”Kami berharap ada tambahan toren air bersih dan bantuan Jalan Usaha Tani karena sekitar 70 persen warga Banjarejo adalah petani,” kata Sahroni.
Warga mengaku merasakan manfaat langsung dari pembangunan tersebut.
Akses menuju permukiman maupun lahan pertanian kini menjadi lebih mudah dan aman dilalui sepanjang tahun.
”Terima kasih kepada Bapak Bupati Setyo Wahono dan Pemkab Bojonegoro. Jalan yang dulu rusak sekarang sudah mulus sehingga aktivitas warga dan anak-anak sekolah jauh lebih nyaman,” ungkap Sumiati, warga Desa Banjarejo.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Sumadi, yang menilai pembangunan jalan sangat membantu aktivitas pertanian dan menekan biaya transportasi hasil panen.
”Sekarang mengangkut pupuk maupun hasil panen lebih mudah. Semoga program BKKD seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono menegaskan BKKD merupakan bentuk pemerataan pembangunan yang harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
”BKKD kami arahkan untuk pembangunan infrastruktur, penyediaan air bersih, dan penguatan ekonomi desa. Saya juga meminta seluruh pemerintah desa mengelolanya secara transparan dan tepat sasaran,” tegas Bupati. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,