BOJONEGOROtimes.Id – Persaingan dalam Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Bojonegoro 2026 semakin menarik memasuki hari kedelapan pelaksanaan.
Sejumlah kecamatan terus berupaya menambah koleksi medali demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Meski begitu, Kecamatan Bojonegoro masih mampu mempertahankan dominasinya sebagai pemuncak perolehan poin.
Hasil tersebut merupakan akumulasi dari empat cabang olahraga yang telah menuntaskan seluruh pertandingan.
Sejak dibuka secara resmi pada 27 Juni 2026, empat cabang olahraga telah menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisi.
Cabang tersebut meliputi gulat, petanque, pickleball, dan floorball.
Perolehan medali dari seluruh nomor pertandingan menjadi dasar penyusunan klasemen sementara antarkecamatan.
Persaingan diperkirakan akan semakin ketat seiring masih banyaknya cabang olahraga yang belum dipertandingkan.
Berdasarkan data hingga Sabtu (4/7/2026), Kecamatan Bojonegoro berada di posisi teratas dengan raihan lima medali emas, lima perak, dan lima perunggu.
Total 35 poin yang dikumpulkan membuat mereka masih unggul dari para pesaing. Keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Namun posisi tersebut belum sepenuhnya aman mengingat kompetisi masih berlangsung.
Kecamatan Dander terus memberikan tekanan dengan menempati peringkat kedua.
Dander mengoleksi tiga medali emas, empat perak, dan tiga perunggu sehingga mengumpulkan 23 poin.
Sementara itu, Kecamatan Kalitidu berada di posisi ketiga dengan dua emas dan tiga perak atau total 14 poin.
Kapas menyusul di posisi keempat dengan poin yang sama berkat tambahan dua emas, dua perak, dan dua perunggu.
Persaingan di papan tengah juga berlangsung cukup ketat.
Kecamatan Kedungadem berada di urutan kelima dengan 13 poin, sedangkan Balen, Ngasem, dan Sugihwaras sama-sama mengoleksi 12 poin.
Tambakrejo berada di posisi kesembilan dengan 10 poin, sementara Gayam melengkapi daftar 10 besar melalui raihan delapan poin.
Selisih poin yang tipis membuat perubahan posisi masih sangat mungkin terjadi.
Masih tersisanya sejumlah cabang olahraga membuka peluang bagi seluruh kecamatan untuk meningkatkan perolehan medali.
Bahkan kecamatan yang belum meraih medali tetap memiliki kesempatan mengejar ketertinggalan apabila mampu tampil maksimal.
Situasi tersebut dipastikan membuat persaingan hingga akhir PORKAB II semakin kompetitif.
Seluruh kontingen pun terus mempersiapkan atlet terbaik mereka.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menegaskan bahwa PORKAB bukan hanya ajang berburu gelar juara.
Menurutnya, kompetisi ini juga menjadi sarana pembinaan atlet berbakat yang nantinya diproyeksikan memperkuat Kabupaten Bojonegoro pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
”PORKAB II menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya dipersiapkan memperkuat kontingen Kabupaten Bojonegoro pada ajang Porprov Jawa Timur 2027,” ujar Arief Nanang Sugianto, Senin (6/7/2026).
Arief juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Ia berharap semangat fair play, persaudaraan, dan kebersamaan tetap menjadi landasan utama hingga seluruh rangkaian PORKAB II Bojonegoro 2026 berakhir.
”Nilai fair play, persaudaraan, dan kebersamaan harus tetap menjadi ruh utama PORKAB II Bojonegoro 2026 hingga seluruh pertandingan selesai dilaksanakan,” pungkasnya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,