‎Tanpa Keluarga di Usia Tua, Lansia Bojonegoro Akhirnya Dirujuk ke Panti Sosial Magetan

BOJONEGOROtimes.Id – Seorang lansia bernama Mbah Musrikah (70) warga Desa Ketileng, Kecamatan Malo, meninggalkan kampung halamannya dengan suasana haru ‎menuju Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Magetan, Senin (8/6/2026).

‎Di usia senja, ia telah kehilangan seluruh keluarga inti termasuk anak, suami, dan saudara kandungnya.

‎Kondisi tersebut membuatnya harus hidup seorang diri sebelum akhirnya mendapat layanan perlindungan sosial dari pemerintah.

‎Selama ini Mbah Musrikah hidup berpindah dan menumpang di rumah warga setelah kembali dari perantauan di Surabaya.

‎Meski dalam keterbatasan, warga Desa Ketileng tetap peduli dengan membantu kebutuhan hariannya secara gotong royong.

‎“Kulo mboten gadhah sinten-sinten malih… matur nuwun sanget,” ujar Mbah Musrikah dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca.

‎Ia menyampaikan rasa syukur karena kini akan dirawat di panti agar bisa menjalani masa tua dengan lebih tenang dan layak.

‎Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro kemudian melakukan rujukan ke PSTW Magetan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

‎Proses keberangkatan turut didampingi langsung oleh petugas Dinsos, agar layanan sosial berjalan aman dan sesuai prosedur.

‎Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Bojonegoro, Nafiatin Ni’mah menyebut langkah ini dilakukan demi memastikan perawatan berkelanjutan.

‎“Kami ingin beliau mendapatkan perlindungan yang layak di usia lanjut,” ujarnya saat mendampingi proses rujukan ke Magetan.

‎Kepala Dinsos Bojonegoro, Agus Susetyo Heriyanto memberikan apresiasi kepada pemerintah desa dan warga Ketileng.

‎“Kisah ini menunjukkan kepedulian sosial masih hidup di masyarakat,” ungkapnya menegaskan pentingnya solidaritas terhadap lansia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *