‎Viral Laporan ODGJ Meninggal di Sawah Lamongan, Ini Fakta Sebenarnya di Lapangan

LAMONGAN – Respon cepat ditunjukkan jajaran Polres Lamongan setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110, Minggu (7/6/2026).

‎Informasi awal menyebutkan adanya seorang pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meninggal dunia di area persawahan.

‎Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Lingkungan Dapur Utara, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

‎Petugas segera bergerak ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima.

‎Kapolsek Lamongan Kota KOMPOL M. Fadelan, SH., MM bersama personel langsung menuju tempat kejadian.

‎Turut serta Pamapta dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan dalam proses pengecekan awal.

‎Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap temuan tersebut.

‎Hasilnya, tidak ditemukan adanya korban meninggal sebagaimana laporan awal yang beredar.

‎Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan adanya laporan yang masuk ke 110.

‎“Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya ODGJ meninggal di lokasi,” ujarnya.

‎Namun setelah dilakukan pengecekan, informasi tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

‎Petugas menemukan seorang laki-laki dalam keadaan hidup namun sangat lemas di area persawahan.

‎Laki-laki tersebut kemudian mengaku telah berjalan kaki dari Surabaya menuju Lamongan.

‎Ia juga menyampaikan bahwa dirinya belum makan selama kurang lebih dua hari.

‎Kondisi itu membuat tubuhnya sangat lemah hingga tergeletak di area persawahan.

‎Petugas memastikan bahwa yang bersangkutan tidak mengalami gangguan jiwa seperti dugaan awal.

‎Melihat kondisi tersebut, petugas segera memberikan pertolongan pertama kepada korban.

‎Selanjutnya, pria tersebut dievakuasi ke RSUD dr. Soegiri Lamongan untuk mendapatkan perawatan medis.

‎Unit Identifikasi Satreskrim juga melakukan identifikasi melalui sidik jari di lokasi.

‎Hasilnya, diketahui identitas pria tersebut berinisial H (71) warga Surabaya.

‎Petugas kemudian berhasil menghubungi pihak keluarga melalui koordinasi dengan Polres Tanjung Perak.

‎Proses penanganan dilakukan secara cepat untuk memastikan kondisi korban tertangani dengan baik.

‎Kasihumas menegaskan bahwa laporan awal di lokasi tidak terbukti benar.

‎Pria tersebut dalam kondisi hidup meski lemah akibat kelelahan dan kurang asupan makanan.

‎“Dari hasil penanganan dapat dipastikan bahwa laporan awal tidak benar,” tegas IPDA M. Hamzaid.

‎Ia menambahkan bahwa kepolisian tetap mengedepankan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat.

‎Polres Lamongan mengimbau warga untuk tidak ragu menggunakan layanan Call Center 110.

‎Seluruh laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *