Gotong Royong TNI Lamongan dan Warga, Rumah Tak Layak Huni di Slaharwotan Ngimbang Disulap Layak Tinggal

LAMONGAN – Upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kembali dilakukan jajaran TNI AD di wilayah Kodim 0812 Lamongan.

‎Personel Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang turun langsung membantu proses perbaikan rumah warga.

‎Kegiatan berlangsung di Desa Slaharwotan, Kecamatan Ngimbang, Kamis (04/06/2026).

‎Fokus kegiatan adalah percepatan peningkatan rumah warga kurang mampu agar lebih layak huni.

‎Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama warga melakukan kerja bakti pengecoran lantai rumah.

‎Selain itu, mereka juga membongkar dan membersihkan sisa bangunan lama yang sudah tidak digunakan.

‎Tahapan rabat beton dilakukan sebagai dasar sebelum pemasangan lantai keramik.

‎Hal ini penting untuk memastikan hasil akhir lebih kuat, rapi, dan higienis.

‎Sertu Suwardiyanto mengatakan bahwa pengerjaan lantai menjadi tahap penting dalam renovasi rumah tersebut.

‎Menurutnya, kekuatan dasar lantai akan menentukan kualitas hasil akhir bangunan.

‎“Kami fokus pada perataan dan pengecoran lantai agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

“Harapannya lantai ini kuat dan siap untuk tahap berikutnya,” tambahnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat binaan.

‎Bukan hanya tugas kewilayahan, tetapi juga wujud kebersamaan di lapangan.

‎“Kami ingin membantu meringankan beban warga agar lebih sejahtera,” ungkapnya.

‎Kehadiran TNI diharapkan memberi dampak sosial yang nyata.

‎Sementara itu, pemilik rumah, Bapak Sujoko, mengaku sangat terbantu dengan adanya program RTLH ini.

Ia menilai proses renovasi akan jauh lebih berat jika dikerjakan sendiri.

‎“Terima kasih kepada Babinsa yang sudah membantu,” ucapnya.

‎“Impian saya memiliki rumah yang lebih layak akhirnya mulai terwujud,” lanjutnya haru.

‎Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, menegaskan bahwa program RTLH menjadi sarana memperkuat budaya gotong royong.

Menurutnya, kegiatan ini juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah binaan.

‎Sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial lainnya.

‎“Gotong royong adalah kekuatan utama dalam membangun desa,” tegasnya.

‎Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik rumah warga,

tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

‎Kebersamaan TNI dan warga menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini.

‎Dengan demikian, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh di wilayah Ngimbang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *