‎Belajar Jadi Jurnalis Muda, Siswa SMAN 1 Rengel Tuban Digembleng Teknik Feature Kreatif

TUBAN – SMA Negeri 1 Rengel terus mendorong peningkatan kemampuan literasi digital para siswanya melalui pelatihan jurnalistik feature yang digelar pada Selasa (26/5/2026).

‎Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata Sendang Beron, Kabupaten Tuban, dengan melibatkan puluhan pelajar yang aktif dan tertarik pada dunia media sekolah.

‎Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya literasi sekaligus memperkuat keterampilan komunikasi di era digital.

‎Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga selesai.

‎Sekitar 25 siswa mengikuti diklat yang menghadirkan tim dari Destara Media Group sebagai pemateri utama.

‎Mereka mendapatkan materi mengenai teknik penulisan feature, cara melakukan wawancara, hingga menyusun berita yang menarik dan sesuai prinsip jurnalistik.

‎Kegiatan tersebut juga didampingi langsung oleh Guru Pembimbing Jurnalistik SMA Negeri 1 Rengel, Susiati Pamungkas, S.Pd.

‎Suasana pelatihan berlangsung aktif dengan kombinasi teori dan praktik secara langsung.

‎Redaksi Pelaksana Destara Media Group, Citra Ari Santoso H, mengatakan bahwa kemampuan menulis menjadi bekal penting bagi generasi muda saat ini.

‎Menurutnya, media sekolah dapat menjadi ruang positif bagi siswa untuk belajar berpikir kritis sekaligus menyampaikan informasi yang bermanfaat.

‎“Melalui pelatihan ini kami berharap siswa tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.

‎Ia juga menilai kreativitas siswa saat ini sangat besar jika diarahkan melalui kegiatan edukatif.

‎Selain pemaparan materi, peserta juga diajak berdiskusi mengenai perkembangan media digital dan tantangan informasi di zaman modern.

‎Sesi tanya jawab berlangsung hangat karena para siswa terlihat aktif menyampaikan pertanyaan dan pengalaman mereka terkait media sosial.

‎Kedekatan usia antara peserta dan pemateri membuat suasana pelatihan terasa lebih santai namun tetap edukatif.

‎Hal itu membuat para siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.

‎Guru Pembimbing Jurnalistik SMA Negeri 1 Rengel, Susiati Pamungkas, mengapresiasi semangat para peserta dalam mengikuti pelatihan tersebut.

‎Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan guna meningkatkan kemampuan menulis dan wawasan jurnalistik siswa di sekolah.

‎“Literasi harus terus dibangun agar siswa mampu menyaring informasi dan menyampaikan pesan positif kepada masyarakat,” katanya.

‎Menurutnya, kemampuan jurnalistik juga dapat membantu siswa lebih percaya diri dalam menyampaikan ide dan gagasan.

‎Melalui pelatihan jurnalistik feature ini, SMA Negeri 1 Rengel berupaya mencetak generasi muda yang kreatif, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Sekolah berharap para siswa mampu memanfaatkan media digital secara bijak serta menghasilkan konten yang edukatif dan inspiratif.

‎Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan.

‎Dengan bekal itu, siswa diharapkan lebih siap menghadapi tantangan komunikasi dan informasi di masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *