BOJONEGOROtimes.Id – Pasar Murah Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan Jawa Timur 2026 digelar di Lapangan Perumnas Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu berlangsung tertib dan dipadati warga yang ingin mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Masyarakat tampak antusias membawa kupon antrean sebelum masuk area pasar murah.
Berbagai kebutuhan pokok dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET), mulai beras premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, hingga bawang dan cabai dengan harga lebih murah dibanding pasaran.
Kepala Disperindag Pemprov Jatim, Iwan, mengatakan pasar murah tersebut menjadi agenda ke-71 yang digelar Pemprov Jatim menjelang Hari Raya Idul Adha.
“Kegiatan ini sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu stabilisasi harga bahan pokok,” ujarnya.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyebut pasar murah diharapkan mampu membantu kebutuhan masyarakat serta menekan potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.
“Kami ingin memastikan inflasi tetap terkendali sehingga masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” tandasnya.
Wakil Ketua IV DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni turut mendukung program tersebut karena dinilai mampu menjaga stabilitas harga pasar dan membantu perekonomian warga.
Agenda pasar murah ini menjadi bagian rangkaian kunjungan kerja Gubernur Khofifah di Bojonegoro setelah sidak pasar dan penyaluran BLT DBHCHT di Dander. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,