LAMONGAN – Semangat gotong royong terlihat dalam pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) atau RTLH yang dikawal Babinsa jajaran Kodim 0812 Lamongan.
Para prajurit TNI turun langsung membantu warga memperbaiki rumah yang sebelumnya nyaris roboh.
Bersama masyarakat, mereka mengaduk semen, memasang bata hingga memperbaiki atap rumah warga kurang mampu.
Suasana kebersamaan itu tampak di sejumlah desa wilayah Kabupaten Lamongan.
Serka Widoyo dari Koramil 0812/06 Ngimbang mengatakan, keterlibatan Babinsa dilakukan agar warga segera memiliki tempat tinggal yang layak dan aman ditempati.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masyarakat binaan.
“Kalau kami tunggu, rumah ini mungkin roboh dulu sebelum diperbaiki. Makanya kami bantu dari awal sampai selesai. Ini rumah Pak Sujoko, tapi hari ini jadi rumah kita semua,” ujar Serka Widoyo.
Pengerjaan rumah warga kini terus berjalan dan beberapa lokasi sudah mencapai sekitar 50 persen.
Kehadiran Babinsa di lapangan juga memberi semangat bagi warga yang ikut bergotong royong menyelesaikan pembangunan rumah tersebut.
Sertu Thoyib menyebut, kondisi rumah warga yang memprihatinkan membuat para Babinsa tergerak untuk membantu tanpa pamrih.
Ia berharap program Rutilahu mampu memberikan rasa nyaman sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di Lamongan.
“Kami lihat langsung kondisi mereka. Rumahnya bocor, lantainya tanah. Hati ini nggak tega. Makanya kami nggak bisa diam,” kata Sertu Thoyib.
Program Rutilahu yang dijalankan bersama pemerintah dan TNI itu menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui kerja bersama dan kepedulian sosial, harapan baru bagi warga kurang mampu kini perlahan mulai terbangun. (*)















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,