BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kegiatan tersebut berlangsung di SMKN 1 Bojonegoro, Kamis (21/5/2026), dan diikuti ratusan siswa serta guru.
Selain edukasi bahaya narkoba, kegiatan juga dirangkai dengan pelayanan perekaman e-KTP bagi siswa usia 17 tahun.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati, Kepala Disdukcapil Heri Widodo, Ketua Harian Satgas P4GN Budi Irawanto, serta perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Bojonegoro.
Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika dan zat adiktif lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan membangun kesadaran pelajar mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.
Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting agar para siswa memiliki ketahanan mental serta karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin para pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ninik Susmiati.
Selain penyuluhan, Pemkab Bojonegoro juga menghadirkan layanan administrasi kependudukan berupa perekaman e-KTP langsung di sekolah.
Program jemput bola ini dilakukan untuk memudahkan siswa yang telah memasuki usia wajib KTP agar tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil.
Langkah tersebut sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dalam sambutannya mengingatkan para siswa agar fokus menata masa depan dengan semangat belajar dan menjauhi perilaku negatif.
Ia menilai keberhasilan seseorang tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan usaha, doa, dan dukungan orang tua.
“Kesuksesan itu lahir dari proses. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, terus berusaha dan jangan pernah mendekati narkoba karena dapat merusak masa depan kalian,” pesan Nurul Azizah di hadapan para pelajar.
Sementara itu, Ketua Harian Satgas P4GN Kabupaten Bojonegoro, Budi Irawanto, memberikan pemahaman kepada siswa terkait jenis-jenis narkotika dan aturan penggunaannya dalam dunia medis.
Ia menegaskan bahwa penggunaan zat tertentu hanya diperbolehkan untuk kepentingan kesehatan dengan pengawasan tenaga medis serta resep dokter.
“Jangan mudah terpengaruh ajakan mencoba narkoba. Penggunaan zat tertentu hanya dibenarkan untuk kebutuhan medis dan harus berada dalam pengawasan dokter,” tegas Budi Irawanto.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba semakin meningkat.
Selain itu, pelayanan perekaman e-KTP di sekolah diharapkan mampu membantu siswa memperoleh dokumen kependudukan secara lebih cepat, mudah, dan efisien. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,