BOJONEGOROtimes.Id – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro menyiapkan langkah konkret untuk membantu para lulusan perguruan tinggi menghadapi ketatnya persaingan kerja.
Salah satunya melalui seminar karir bertajuk “Masa Depan Cerah: Tips Hadapi Pasar Kerja” yang dikhususkan bagi pencari kerja minimal lulusan Strata-1 (S-1).
Kegiatan tersebut akan digelar gratis pada Jumat, 22 Mei 2026 di Aula Lantai 2 Kantor Disperinaker Bojonegoro mulai pukul 13.00 WIB.
Dalam kegiatan itu, Disperinaker menghadirkan Coach Priyo, praktisi pengembangan diri sekaligus Founder Kampung Tumo.
Peserta nantinya akan mendapatkan pembekalan mengenai strategi menghadapi proses rekrutmen, mengenali potensi diri, hingga membangun kesiapan mental saat memasuki dunia kerja yang kompetitif.
Seminar ini juga dirancang sebagai ruang konsultasi dan pengembangan jejaring bagi para pencari kerja muda di Bojonegoro.
Kepala Disperinaker Bojonegoro, Mahmudi, mengatakan bahwa program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran terbuka, terutama di kalangan lulusan perguruan tinggi.
Menurutnya, banyak lulusan sarjana yang masih belum memahami cara mempresentasikan kemampuan mereka di hadapan perusahaan atau HRD.
“Kami ingin para lulusan tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan kesiapan menghadapi dunia kerja modern,” ujarnya.
Mahmudi menambahkan, tantangan dunia kerja saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, namun juga kesiapan sumber daya manusianya.
Karena itu, seminar tersebut diharapkan mampu membentuk mentalitas adaptif dan meningkatkan daya saing generasi muda Bojonegoro.
“Anak-anak muda harus mampu membaca kebutuhan industri dan terus mengembangkan skill agar bisa bersaing secara sehat,” katanya.
Selain mendapatkan materi langsung dari narasumber berpengalaman, peserta seminar juga memperoleh sejumlah fasilitas tanpa dipungut biaya.
Fasilitas tersebut meliputi e-sertifikat resmi, sesi konsultasi karir, tips menghadapi seleksi kerja, pengenalan jalur karir yang sesuai dengan potensi diri, hingga kesempatan memperluas relasi antar pencari kerja.
Program ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para fresh graduate sebelum memasuki dunia profesional.
Disperinaker menetapkan sejumlah syarat bagi calon peserta, yakni minimal lulusan S-1 dan telah memiliki Kartu AK-1 atau kartu kuning pencari kerja.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia.
Kuota peserta dibatasi hanya untuk 70 orang tercepat sehingga masyarakat diminta segera melakukan registrasi sebelum pendaftaran ditutup.
Mahmudi juga mengajak para pemuda Bojonegoro memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin sebagai langkah awal membangun masa depan karir.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi motivasi sekaligus bekal nyata bagi generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya. (*)

















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,