Polisi Lamongan Tindak Cepat Balap Liar di Jalur Pantura Deket, Tiga Pemuda Diamankan

LAMONGAN – Aksi balap liar yang meresahkan pengguna jalan di Jalur Pantura Lamongan akhirnya dibubarkan aparat kepolisian.

‎Polsek Deket bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 Polres Lamongan pada Sabtu dini hari (9/5/2026) sekitar pukul 00.41 WIB.

‎Laporan warga menyebutkan adanya sekelompok pemuda yang melakukan balap liar di depan SPBU Desa Dinoyo, Kecamatan Deket.

‎Selain memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, para pelaku juga disebut menghadang kendaraan truk dan menyalakan knalpot brong yang mengganggu ketertiban masyarakat sekitar.

‎Menanggapi laporan tersebut, personel Polsek Deket yang dipimpin Waka Polsek Deket IPDA Suwoto, S.H bersama AIPTU Tito dan AIPTU Tarmuji langsung menuju lokasi.

‎Saat tiba di tempat kejadian, petugas mendapati warga telah lebih dahulu mengamankan tiga pemuda beserta sepeda motor yang digunakan untuk aksi balap liar.

‎Ketiga pemuda yang diamankan masing-masing berinisial A asal Kecamatan Glagah, SF warga Kecamatan Karangbinangun, dan MF yang juga berasal dari Kecamatan Glagah.

‎Polisi turut mengamankan tiga unit sepeda motor tanpa pelat nomor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi standar pabrik.

‎Selanjutnya, ketiga pemuda tersebut dibawa ke Mapolsek Deket untuk menjalani pendataan dan pembinaan.

‎Orang tua masing-masing juga dipanggil agar dapat memberikan pengawasan lebih terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hari.

‎Kapolsek Deket AKP Akhmad Khusen, S.H., M.H melalui Kasihumas IPDA M. Hamzaid, S.Pd menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan penindakan terhadap aksi balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu ketenteraman masyarakat.

‎“Balap liar bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar IPDA M. Hamzaid.

‎Ia juga mengimbau masyarakat dan para orang tua untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak mereka.

‎Menurutnya, pengawasan keluarga sangat penting guna mencegah remaja terlibat dalam kegiatan negatif yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *