BOJONEGOROtimes.Id – Polsek Bubulan melakukan pendampingan sekaligus pengawalan distribusi hasil panen jagung petani ke Bulog Bojonegoro, Jumat (06/02/2026).
Langkah Bojonegoro ini menjadi dukungan nyata terhadap program Astacita Presiden RI terkait ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi petani.
Kehadiran polisi Bojonegoro diharapkan memberi rasa aman selama proses penjualan berlangsung.
Selain itu, petani juga memperoleh kepastian jalur distribusi menuju gudang tujuan.
Pengiriman dilakukan dari Desa Clebung, Kecamatan Bubulan menuju gudang Bulog di wilayah Kecamatan Balen.
Total jagung kering yang disalurkan mencapai 1 ton atau setara 1.000 kilogram.
Personel Polsek Bubulan mengawal sejak keberangkatan hingga tiba di lokasi.
Proses berjalan tertib tanpa hambatan berarti.
Pengawalan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga harga komoditas strategis.
Polri ingin memastikan mekanisme penyerapan hasil tani berlangsung aman dan transparan.
Dengan demikian, potensi kerugian atau permainan harga dapat dicegah.
Petani pun merasa lebih tenang saat menjual hasil panennya.
Bulog sendiri menetapkan standar kadar air maksimal 14 persen untuk jagung kering.
Hasil panen dari petani Bubulan dinyatakan memenuhi persyaratan tersebut.
Komoditas kemudian diterima dengan harga pembelian Rp6.400 per kilogram.
Nilai itu memberikan kepastian keuntungan bagi petani.
Kapolsek Bubulan AKP H. Baderurodin, SH menegaskan pengawalan ini wujud sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.
Ia menyebut peran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi pendampingan.
Tujuannya agar seluruh proses transaksi berjalan jujur dan sesuai aturan.
Dengan begitu stabilitas pangan dapat terpelihara.
“Polsek Bubulan siap mendukung penuh program pemerintah dalam penyerapan hasil panen petani. Kami pastikan kegiatan berjalan aman dan lancar agar petani mendapatkan kepastian harga yang layak,” ujar Kapolsek.
AKP Baderurodin menambahkan, keterlibatan anggotanya di lapangan merupakan komitmen membantu kesejahteraan petani.
Polri ingin hadir sebagai mitra yang memberi rasa aman dan keadilan.
Pendampingan ini juga mencegah adanya penyimpangan saat jual beli.
“Keberadaan kami untuk memastikan semuanya berlangsung transparan,” pungkasnya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,