BOJONEGOROtimes.Id – Wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan di Bojonegoro kembali ditunjukkan jajaran Polsek Ngasem bersama Bhayangkari.
Dalam momentum peringatan Hari Kartini, mereka menyerahkan bingkisan kepada para guru honorer sebagai bentuk apresiasi.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (22/04/2026) dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Aksi ini sekaligus menjadi simbol penghargaan terhadap peran penting guru honorer dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Kehadiran aparat kepolisian bersama Bhayangkari pun disambut antusias oleh para penerima.
Kapolsek Ngasem IPTU Mujianto, S.H turut hadir mendampingi Ketua Ranting Bhayangkari Ngasem, Ibu Nuraini, dalam kegiatan tersebut.
Keduanya secara langsung menyerahkan bingkisan kepada para guru honorer yang telah mengabdi dengan penuh dedikasi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini yang sarat makna.
Selain itu, juga mempererat hubungan antara kepolisian, Bhayangkari, dan masyarakat.
“Ini adalah bentuk penghormatan kami kepada para perempuan hebat, khususnya guru honorer yang telah berjuang tanpa lelah dalam dunia pendidikan,” ujar IPTU Mujianto.
Ia menegaskan bahwa peran guru, terutama honorer, sangat penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, semangat Kartini harus terus hidup dalam pengabdian dan kerja nyata sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan motivasi bagi para guru.
Pemberian bingkisan ini juga menjadi simbol penghargaan terhadap sosok Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi wanita di Indonesia.
Nilai-nilai perjuangan Kartini dinilai relevan dengan peran perempuan masa kini, termasuk dalam dunia pendidikan.
Bhayangkari sebagai organisasi pendamping Polri turut aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,