LAMONGAN – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lamongan semakin meriah dengan digelarnya Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK, Rabu (20/8/2025).
Sejak pagi, ribuan peserta dari 117 regu tampak antusias mengikuti ajang tahunan ini.
Sorak-sorai masyarakat yang memadati sepanjang rute kian menambah semarak jalannya perlombaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. bersama Forkopimda, serta Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.BA., M.EK. beserta istri.
Kehadiran pimpinan daerah memberikan dukungan penuh bagi generasi muda yang bersemangat menampilkan kekompakan barisan.
Sebelum acara dimulai, Polres Lamongan menggelar apel pengamanan dipimpin oleh Kapolsek Lamongan Kota Kompol M. Fadelan, S.H., M.M. yang bertugas sebagai Perwira Pengendali Wilayah (Padalwil). Hal ini dilakukan demi memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman.
Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur menyampaikan bahwa lomba gerak jalan bukan hanya sekadar perayaan, melainkan juga sarana memperkuat rasa syukur atas kemerdekaan.
“Semoga lomba ini menumbuhkan semangat kebersamaan, nasionalisme, serta menjadi pengalaman berharga bagi generasi penerus bangsa,” ujar Bupati.
Bupati kemudian melepas secara resmi seluruh peserta dari titik start di Pendopo Lokatantra.
Adapun rute yang ditempuh cukup panjang, melintasi sejumlah jalan utama di Kota Lamongan sebelum berakhir di Kantor Pemkab Lamongan.
Tahun ini, tercatat 52 regu dari tingkat SMP/MTs (30 regu putri dan 22 regu putra) serta 65 regu dari tingkat SMA/MA/SMK (34 regu putri dan 31 regu putra).
Mereka menampilkan disiplin baris-berbaris dengan penuh semangat, bahkan sebagian menyelipkan kreativitas gerakan untuk memukau penonton.
Berkat dukungan masyarakat dan pengamanan terpadu dari aparat kepolisian, lomba gerak jalan berlangsung lancar, aman, dan penuh suka cita. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,