LAMONGAN – Kebakaran melanda lahan tebu di Dusun Pandak, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Minggu (23/8/2026).
Api yang diketahui sekitar pukul 11.30 WIB tersebut kemudian merembet ke sebuah warung milik warga.
Warung milik Amar (70) saat kejadian dalam kondisi kosong.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, api berasal dari lahan tebu milik Ahmado (43), warga Desa Selorejo, Kecamatan Sambeng.
Sebelumnya, seorang saksi melihat kobaran api saat dalam perjalanan pulang dari sawah.
Api kemudian bergerak mendekati permukiman dan membakar warung warga.
“Api kemudian merembet dan membakar warung milik Amar yang saat itu dalam keadaan kosong,” jelas IPDA M. Hamzaid.
Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Karena kobaran belum berhasil dikendalikan, warga meminta bantuan Polsek Sambeng dan petugas pemadam kebakaran.
Petugas bersama warga kemudian melakukan pemadaman di lokasi.
Kapolsek Sambeng IPTU Ridwan Hariyanto SM bersama anggota, instansi terkait dan Kepala Dusun Pandak turut mendatangi lokasi.
Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.00 WIB.
Dari penanganan awal, kebakaran diduga dipicu sampah yang dibakar dan masih menyala.
Api kemudian merambat ke lahan tebu yang berada di sekitar lokasi.
“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta dan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” tambah IPDA M. Hamzaid.
Polres Lamongan mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, khususnya di dekat lahan kering.
Warga juga diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
Masyarakat diminta segera melapor kepada petugas jika melihat kebakaran agar tidak meluas. (*)













Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,