‎Reses di Kedungadem, Moch Choirul Anam Serap Aspirasi Warga Dapil IV Bojonegoro

BOJONEGOROtimes.Id – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PAN Bintang Nurani Rakyat, Moch. Choirul Anam, S.Pd., M.AP., menggelar reses masa sidang II 2026 di Gedung KPRI Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem, Minggu (23/8/2026).

‎Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 warga dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV Bojonegoro.

‎Aspirasi yang disampaikan beragam, mulai dari pendidikan, kesehatan, kesejahteraan hingga persoalan pemerintahan dan kebutuhan pembangunan masyarakat.

‎Dapil IV sendiri mencakup enam kecamatan, yakni Bubulan, Sugihwaras, Kedungadem, Temayang, Gondang dan Sekar.

‎Choirul Anam menilai reses menjadi sarana penting untuk mengetahui langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

‎Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki kesempatan menyampaikan usulan untuk kemudian dibawa ke pembahasan DPRD.

‎Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan dalam menentukan kebijakan dan program pembangunan daerah.

‎“Jangan takut menyampaikan aspirasi. PNS, kepala desa, perangkat desa maupun lembaga lainnya boleh menyampaikan usulan. Semua akan kami tampung dan kami sampaikan dalam rapat DPRD,” kata Choirul Anam.

‎Sebagai anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, ia juga memberikan perhatian khusus terhadap sektor pendidikan dan kesejahteraan.

‎Salah satu isu yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius adalah kondisi guru madrasah di Kabupaten Bojonegoro.

‎Choirul Anam mendorong pemerintah memberikan dukungan lebih besar kepada guru madrasah, baik yang telah memiliki sertifikasi maupun yang belum.

‎Ia juga membuka peluang agar persoalan status dan kesejahteraan guru madrasah dapat diperjuangkan melalui kebijakan yang sesuai kewenangan pemerintah daerah.

‎“Kami berupaya agar guru-guru madrasah mendapatkan kelayakan. Yang sudah tersertifikasi maupun yang belum, agar bisa mendapatkan peluang menjadi PPPK. APBD Bojonegoro juga dapat memberikan dukungan, termasuk insentif,” ujarnya.

‎Ia mengaku memahami perjuangan guru madrasah karena pernah menjalani profesi tersebut sebelum menjadi anggota DPRD.

‎Pengalaman itu menjadi salah satu alasan dirinya ingin tetap dekat dan mendengar persoalan yang dihadapi masyarakat.

‎“Saya juga pernah merasakan apa yang panjenengan rasakan karena dulu saya guru di madrasah. Makanya saya harus hadir dan merangkul semuanya,” ungkapnya.

‎Choirul Anam berharap seluruh masukan warga dalam reses tidak sekadar menjadi catatan.

‎Aspirasi tersebut akan menjadi bahan perjuangan di DPRD agar kebutuhan masyarakat Dapil IV dapat dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan pembangunan Kabupaten Bojonegoro.

‎“Reses ini adalah momen panjenengan semua untuk menyampaikan aspirasi. Monggo disampaikan, karena aspirasi masyarakat akan menjadi bahan bagi kami untuk diperjuangkan,” pungkasnya. (Az)

News Feed