BOJONEGOROtimes.Id – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 TA 2026, Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P., meninjau langsung progres pembangunan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (2/8/2026).
Peninjauan dilakukan bersama Dansatgas TMMD Kodim 0813/Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto dengan menyusuri lokasi menggunakan motor trail agar lebih mudah menjangkau titik-titik proyek.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh pekerjaan fisik berjalan sesuai rencana, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain memeriksa progres pembangunan, Tim Wasev juga berdialog dengan personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan warga untuk menyerap masukan secara langsung dari lapangan.
”Kita berharap apa yang sudah dilakukan melalui kegiatan TMMD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mampu membantu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah sasaran,” ujar Brigjen TNI M. Herry Subagyo.
Ia menegaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan kebutuhan setiap daerah dan kualitas hasil pekerjaan di lapangan.
Menurutnya, setiap kabupaten memiliki sasaran berbeda sehingga evaluasi dilakukan secara objektif sebagai tolok ukur keberhasilan pelaksanaan TMMD di masing-masing wilayah.
Camat Kedungadem, Sahlan, menyambut positif kunjungan Tim Wasev.
Menurutnya, kehadiran pimpinan TNI menjadi penyemangat bagi seluruh pihak untuk menuntaskan pembangunan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.
”Kami optimistis progres pembangunan akan semakin cepat dengan kualitas yang tetap terjaga sehingga seluruh sasaran dapat selesai sesuai perencanaan,” kata Sahlan.
Ia menambahkan, pembangunan melalui TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,