‎Usaha UMKM, Satgas TMMD Bojonegoro Bersama PKK Latih Warga Kesongo Bikin Roti

BOJONEGOROtimes.Id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur.

‎Melalui sasaran nonfisik, Satgas TMMD juga mendorong pemberdayaan masyarakat dengan menggelar pelatihan pembuatan roti bagi ibu-ibu PKK dan warga setempat.

‎Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Kesongo, Kamis (30/7/2026).

‎Suasana hangat dan penuh semangat terlihat saat peserta bersama personel TNI belajar mengolah adonan hingga menjadi roti siap saji.

‎Pelatihan dipandu narasumber dari P4S, Kristin, yang memberikan materi mulai dari pemilihan bahan baku, teknik pengolahan adonan, hingga proses fermentasi agar menghasilkan roti berkualitas.

‎Peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai pengemasan dan strategi pemasaran agar produk rumahan memiliki daya saing.

‎Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

‎Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan berlangsung.

‎“Kami diajarkan bahwa membuat roti tidak hanya soal resep, tetapi juga ketelatenan dan perhatian dalam mengolah adonan agar hasilnya maksimal,” ujar Tari, salah satu peserta pelatihan.

‎Ia mengaku pelatihan tersebut membuka wawasan baru dan memberikan motivasi untuk mencoba membuka usaha rumahan.

‎Menurutnya, keterampilan tersebut dapat menjadi peluang tambahan pendapatan bagi keluarga.

‎Semangat peserta pun semakin tinggi setelah mendapatkan praktik langsung.

‎Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan pelatihan keterampilan merupakan bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD.

‎“Pelatihan ini bertujuan memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan, agar memiliki keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi UMKM dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.

‎Kebersamaan antara TNI dan warga dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

‎Dengan keterampilan baru itu, diharapkan lahir usaha-usaha mandiri yang mampu memperkuat perekonomian Desa Kesongo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *