BOJONEGOROtimes.Id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur.
Melalui kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), masyarakat juga mendapat pelatihan kewirausahaan guna memperkuat ekonomi keluarga berbasis potensi lokal.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kesongo itu diikuti penerima manfaat Program Jatim Puspa dari sejumlah desa di Kecamatan Kedungadem.
Peserta dibekali keterampilan mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai jual sekaligus mendapatkan wawasan pengembangan usaha agar mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DPMD Bojonegoro, M. Agus Alim, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan Program Jatim Puspa melalui pemberdayaan perempuan.
Menurutnya, peningkatan kemampuan berwirausaha menjadi kunci agar usaha masyarakat terus berkembang.
”Kami ingin memberikan pengetahuan, keterampilan, sekaligus semangat berwirausaha agar usaha yang sudah berjalan semakin berkembang,” ujar M. Agus Alim.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan mengolah bahan pangan lokal seperti waluh dan pisang menjadi donat serta nagasari.
Instruktur dari P4S Gading, Kristianingsih, menilai pemanfaatan hasil pertanian lokal mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang lahirnya UMKM baru di pedesaan.
”Melalui produk olahan, hasil pertanian lokal memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sehingga dapat menambah pendapatan keluarga,” kata Kristianingsih.
Camat Kedungadem Sahlan menegaskan TMMD tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan sinergi TNI dan pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan masyarakat desa yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.
”TMMD bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ekonomi masyarakat,” tegas Sahlan. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,