LAMONGAN – Kodim 0812/Lamongan meningkatkan intensitas latihan Pencak Silat Militer (PSM) bagi seluruh prajurit sebagai persiapan menghadapi ujian kenaikan sabuk dari tingkat putih menuju kuning.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel agar memiliki kesiapan fisik, mental, dan keterampilan bela diri yang semakin baik.
Latihan dilaksanakan secara terstruktur dengan mengedepankan disiplin tinggi di lingkungan Makodim 0812/Lamongan.
Ratusan prajurit mengikuti setiap sesi latihan dengan penuh semangat di bawah arahan pelatih internal yang telah berpengalaman.
Materi yang diberikan meliputi teknik dasar, rangkaian jurus, ketangkasan gerak, hingga teknik pertahanan diri yang menjadi ciri khas Pencak Silat Militer.
Selain meningkatkan kemampuan bertarung, latihan juga bertujuan membangun kepercayaan diri serta ketangguhan mental prajurit.
Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa latihan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan satuan untuk menjaga profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, kemampuan bela diri menjadi salah satu kompetensi penting yang harus terus diasah secara berkelanjutan.
”Pencak Silat Militer bukan hanya olahraga atau seni bela diri, tetapi merupakan kemampuan taktis yang harus dimiliki prajurit. Ujian kenaikan sabuk menjadi indikator kesiapan, kedisiplinan, dan hasil latihan yang telah dijalani. Saya mengapresiasi semangat seluruh prajurit yang mengikuti pembinaan ini dengan sungguh-sungguh,” ujar Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.
Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan pelatih internal yang kompeten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas latihan.
Para prajurit diharapkan mampu menguasai setiap materi dengan baik sehingga lebih siap menghadapi ujian kenaikan sabuk maupun pelaksanaan tugas di lapangan.
Pembinaan dilakukan secara bertahap agar hasil yang dicapai lebih optimal.
Melalui latihan Pencak Silat Militer secara rutin, Kodim 0812/Lamongan berkomitmen membentuk prajurit yang profesional, disiplin, dan memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni.
Selain memperkuat kesiapan operasional, kegiatan tersebut juga menjadi wujud pelestarian seni bela diri warisan Nusantara yang terus dijaga dan dikembangkan di lingkungan TNI. (*)
















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,