BOJONEGOROtimes.Id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
Melalui kegiatan nonfisik, personel Satgas TMMD juga berperan dalam pembinaan generasi muda dengan mendampingi anak-anak belajar mengaji di TPQ Nurul Huda, Dusun Krebet, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap pendidikan karakter masyarakat.
Kehadiran prajurit pun mendapat sambutan hangat dari warga.
Di sela kesibukan mengerjakan sasaran fisik TMMD, Serda Risky bersama Prada Achmad menyempatkan diri mengajar Iqra, hafalan surah pendek, serta menyampaikan kisah teladan para nabi kepada para santri.
Awalnya anak-anak merasa canggung melihat seragam loreng yang dikenakan keduanya.
Namun, suasana itu berubah menjadi akrab setelah mereka rutin belajar bersama setiap sore.
Kedekatan tersebut semakin mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.
”Awalnya anak-anak takut melihat kami berseragam loreng. Sekarang mereka justru sering menjemput kami ke posko untuk mengaji bersama,” ujar Serda Risky.
Ketua TPQ Nurul Huda, Hariyono, mengapresiasi kepedulian personel Satgas TMMD yang tetap meluangkan waktu mengajar meski seharian bekerja membangun desa.
Menurutnya, kehadiran prajurit tidak hanya membantu proses belajar mengaji, tetapi juga memberikan teladan disiplin bagi anak-anak.
Program TMMD ke-129 yang berlangsung hingga 13 Agustus 2026 itu menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat terbangun melalui pembangunan fisik sekaligus pembinaan generasi penerus.
”Kami sangat terbantu. Siang mereka bekerja membangun desa, sore masih sabar mengajari anak-anak mengaji. Anak-anak pun kini lebih disiplin meneladani bapak-bapak TNI,” kata Hariyono. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,