BOJONEGOROtimes.Id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 kembali digelar di Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, sebagai lokasi pelaksanaan.
Program yang berlangsung hingga pertengahan Agustus ini menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa melalui semangat gotong royong.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan nonfisik.
Personel Satgas juga akan tinggal bersama warga untuk mempererat kebersamaan selama pelaksanaan program.
”TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah sarana untuk merawat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Minggu (19/7/2026).
Sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan jalan beton, rehabilitasi ruang sekolah, peningkatan kualitas rumah layak huni (RTLH), pembangunan drainase, pembuatan sumur bor, hingga normalisasi sungai.
Sementara kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan dan pencegahan stunting, pelatihan UMKM, serta sosialisasi hukum dan keamanan.
Menurut Letkol Dedy, kolaborasi anggaran pemerintah dengan partisipasi aktif masyarakat mampu menghasilkan pembangunan yang lebih efektif sekaligus memberi dampak positif bagi sektor ekonomi, sosial, dan kesehatan.
Ia berharap seluruh hasil pembangunan dapat dijaga bersama agar manfaat TMMD terus dirasakan masyarakat.
”Mari satukan langkah, pertahankan gotong royong, dan terus membangun negeri,” pungkasnya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,