LAMONGAN – Kodim 0812 Lamongan menggelar latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Semester I Tahun 2026 di Lapangan Tembak Kodim 0812 yang berada di kawasan Kompi Produksi, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Kodim dengan menggunakan senjata ringan jenis SS1 V3 sebagai sarana latihan.
Latihan rutin tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemampuan prajurit guna menjaga dan meningkatkan keterampilan dasar militer.
Selain menguji ketepatan sasaran, kegiatan ini juga bertujuan mempertahankan kesiapan personel dalam mendukung tugas pokok TNI di wilayah.
Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa kemampuan menembak merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki dan terus diasah oleh setiap prajurit.
Menurutnya, latihan yang dilakukan secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga profesionalisme personel.
”Kemampuan menembak adalah kemampuan dasar seorang prajurit yang harus terus dipelihara dan dilatihkan secara berkesinambungan kepada setiap personel militer,” ujar Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.
Ia menambahkan, latihan menembak tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter prajurit.
Disiplin, ketenangan, kesabaran, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat menjadi nilai penting yang dapat diperoleh selama pelaksanaan latihan.
”Manfaatkan waktu latihan ini sebaik mungkin sebagai bentuk tanggung jawab kita kepada bangsa dan negara,” pesannya kepada seluruh peserta.
Sementara itu, Komandan Latihan, Kapten Arm Yudi K, mengingatkan seluruh peserta agar mematuhi prosedur dan aturan keselamatan yang telah ditetapkan.
Ia menilai kepatuhan terhadap standar keamanan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan selama kegiatan berlangsung.
”Sedikit saja kelalaian dalam penggunaan senjata dapat menimbulkan risiko yang fatal. Karena itu seluruh peserta harus tetap disiplin dan tidak meremehkan prosedur yang berlaku,” tegas Kapten Arm Yudi K.
Menurutnya, keberhasilan sebuah latihan tidak hanya diukur dari hasil tembakan yang dicapai, melainkan juga dari aspek keamanan selama kegiatan berlangsung.
Karena itu, seluruh personel diminta menjaga fokus dan mengikuti arahan pelatih hingga latihan selesai.
”Sehebat apa pun hasil latihan tidak akan berarti jika terjadi kecelakaan. Sebaliknya, latihan yang berjalan aman dan lancar merupakan indikator keberhasilan yang sesungguhnya,” tandasnya.
Melalui latihan menembak ini, Kodim 0812 Lamongan berharap kemampuan tempur dasar seluruh prajurit tetap terjaga sehingga siap menghadapi berbagai tugas dan tantangan yang diberikan demi menjaga keamanan serta kedaulatan negara. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,