BOJONEGOROtimes.Id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memperkuat sektor pertanian dan membuka peluang investasi kembali diwujudkan melalui hadirnya industri pengolahan porang di wilayah selatan.
Kehadiran pabrik tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi komoditas lokal sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono meresmikan operasional PT New Porang Hebat Indonesia (NPHI) yang berlokasi di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Selasa (16/6/2026).
Momentum tersebut juga ditandai dengan pelepasan pengiriman perdana produk olahan porang atau chief porang sebanyak 7,5 ton dari perusahaan tersebut.
Berdirinya PT NPHI menjadi kabar positif bagi para petani porang di Bojonegoro.
Selain berperan sebagai industri pengolahan, perusahaan ini diharapkan menjadi mitra strategis yang mampu menyerap hasil panen petani sehingga memberikan kepastian pasar dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Potensi porang yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir menjadi alasan kuat hadirnya investasi di sektor ini.
Komoditas tersebut memiliki permintaan yang tinggi karena digunakan dalam berbagai industri, mulai dari pangan, farmasi, kosmetik hingga sektor manufaktur.
Bupati Setyo Wahono menilai pengembangan porang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Menurutnya, karakteristik tanaman porang yang tumbuh baik di bawah tegakan pohon dapat mendorong masyarakat menjaga kawasan hutan tetap lestari.
“Porang memiliki karakteristik yang unik karena membutuhkan pohon peneduh untuk tumbuh dengan baik. Saya berharap keseimbangan lingkungan tetap terjaga dan keberadaan perusahaan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi petani, masyarakat sekitar hutan, serta perekonomian daerah,” ujar Bupati Setyo Wahono.
Peresmian pabrik turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro, Camat Sekar, serta unsur Forkopimcam setempat.
Kehadiran jajaran pemerintah menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan investasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wahono menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan iklim usaha yang kondusif.
Kepastian hukum, keamanan investasi, dan kemudahan pelayanan menjadi faktor penting untuk menarik investor sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru.
“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, dan memberikan kepastian hukum. Dengan demikian, investasi yang masuk dapat berkembang dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Wahono.
Setelah prosesi peresmian, Bupati bersama rombongan meninjau fasilitas produksi PT NPHI.
Mereka melihat secara langsung proses pengolahan porang yang dilakukan perusahaan sebelum produk siap dipasarkan ke berbagai daerah tujuan.
Pelepasan pengiriman perdana sebanyak 7,5 ton menjadi tonggak awal aktivitas industri pengolahan porang di Kecamatan Sekar.
Langkah ini sekaligus memperkuat rantai hilirisasi komoditas porang sehingga hasil pertanian tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.
Keberadaan PT NPHI diharapkan mampu memperkuat posisi Bojonegoro sebagai salah satu daerah penghasil porang unggulan di Indonesia.
Dengan dukungan investasi dan potensi sumber daya yang dimiliki, sektor porang diyakini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Bojonegoro. (Prokopim)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,