BOJONEGOROtimes.Id – Sebanyak 12.060 kursi tersedia dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Bojonegoro.
Hingga 9 Juni 2026, tercatat 10.945 calon murid telah mengambil PIN sebagai syarat mengikuti proses pendaftaran yang dilaksanakan secara daring.
Kepala Seksi SMA-PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban, Devvy Yuniar, menyebut jumlah pengambil PIN saat ini masih berada di bawah total daya tampung yang tersedia.
Meski demikian, tingkat keterisian sekolah baru dapat diketahui setelah seluruh tahapan seleksi selesai dilaksanakan.
”Secara kuantitatif daya tampung masih mencukupi terhadap jumlah pengambil PIN saat ini. Namun keterisian pagu akhir baru dapat diketahui setelah seluruh tahapan SPMB selesai,” ujar Devvy.
Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB dilakukan secara online melalui sistem milik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Seluruh proses pendaftaran dan seleksi berlangsung secara digital guna mendukung transparansi serta memudahkan pengawasan.
Devvy juga mengingatkan calon murid dan orang tua agar memastikan data yang diunggah benar dan lengkap.
Selain itu, masyarakat diminta memahami ketentuan setiap jalur pendaftaran serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.
”Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya atau pihak yang mengatasnamakan panitia SPMB,” tegasnya.
Calon murid diharapkan memilih sekolah sesuai peluang dan ketentuan jalur yang diikuti.
Jika mengalami kendala selama proses pendaftaran, masyarakat dapat memanfaatkan layanan helpdesk sekolah maupun posko SPMB yang telah disediakan. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,