‎Polsek Baureno Bojonegoro Gencar Sambang Warga, Judi Online Jadi Target Utama

BOJONEGOROtimes.Id – Meningkatnya kasus kerugian akibat judi online mendorong Polsek Baureno mengintensifkan kegiatan sambang warga di wilayah hukumnya.

‎Kegiatan ini menyasar warung, pemukiman, hingga titik keramaian sebagai upaya preventif menjaga kamtibmas.

‎Petugas hadir langsung untuk memberikan edukasi serta peringatan dini kepada masyarakat terkait bahaya perjudian daring.

‎Langkah ini juga menjadi respons atas laporan warga yang mulai terdampak praktik tersebut.

‎Kapolsek Baureno AKP H. Sholeh, S.H. menegaskan pihaknya tidak tinggal diam menghadapi maraknya judi online di tengah masyarakat.

‎Petugas aktif berdialog dengan warga guna menanamkan kesadaran akan risiko yang ditimbulkan.

‎“Jangan coba-coba main judi online. Uang habis, keluarga hancur, dan itu ilegal,” tegasnya saat kegiatan sambang.

‎Ia juga mengingatkan bahwa praktik ini dapat berujung pada persoalan hukum serius.

‎Dalam sosialisasi, polisi menjelaskan bahwa judi online dirancang untuk membuat pemain terus bermain tanpa keuntungan nyata.

‎Selain merugikan secara ekonomi, pelaku juga berpotensi dijerat Pasal 303 KUHP dan Undang-Undang ITE.

‎Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka keterlibatan masyarakat, terutama kalangan muda.

‎Edukasi dilakukan secara langsung agar pesan lebih mudah dipahami dan diterima warga.

‎Salah satu warga, Slamet Riyadi (45), mengaku terbantu dengan kehadiran polisi yang aktif memberikan pemahaman.

‎Ia menyebut anak-anak muda di lingkungannya mulai meninggalkan kebiasaan bermain judi online.

‎“Setelah dijelaskan dampaknya, mereka mulai sadar dan beralih ke kegiatan yang lebih positif,” ujarnya.

‎Menurutnya, pendekatan persuasif seperti ini efektif mencegah penyebaran praktik tersebut.

‎Selain penyuluhan, petugas juga membagikan brosur dan stiker berisi imbauan serta nomor pengaduan masyarakat.

‎Polsek turut menggandeng tokoh masyarakat dan pemuda sebagai mitra dalam pencegahan di tingkat lingkungan.

‎Kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin, khususnya pada waktu rawan aktivitas penggunaan gawai.

‎“Kami butuh peran aktif masyarakat. Jika ada indikasi, segera laporkan,” pungkas Kapolsek. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *