‎Kain Terlilit Rantai, Insiden Pagi Laka di Jalur Bojonegoro–Cepu

BOJONEGOROtimes.Id – Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan raya Bojonegoro–Cepu, tepatnya di wilayah Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

‎Insiden ini sempat mengundang perhatian warga sekitar lokasi kejadian.

‎Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi S-4155-DD,

‎yang dikendarai oleh Puguh Iwan Purnomo (35), warga Kecamatan Malo, Bojonegoro.

‎Saat itu, ia tengah berboncengan dengan seorang perempuan bernama Tinah (56).

‎Keduanya diketahui melaju di jalur utama penghubung Bojonegoro–Cepu.

‎Menurut keterangan saksi mata, kendaraan melaju dari arah barat menuju timur,

‎dengan kondisi lalu lintas yang relatif lancar pada pagi hari.

‎Namun sesampainya di lokasi kejadian, situasi berubah secara tiba-tiba.

‎Peristiwa tak terduga pun menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan.

‎Diduga kuat, kain atau pakaian yang dikenakan pembonceng tersangkut pada rantai motor,

‎sehingga roda tidak dapat berputar normal dan memicu hilangnya kendali.

‎Akibatnya, sepeda motor oleng dan akhirnya terjatuh di badan jalan.

‎Kejadian tersebut berlangsung cepat tanpa sempat diantisipasi pengendara.

‎Akibat insiden itu, pembonceng mengalami sejumlah luka dan harus mendapatkan penanganan medis,

‎sehingga segera dibawa ke Rumah Sakit PKU Kalitidu untuk perawatan lebih lanjut.

‎Sementara itu, pengendara dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.

‎Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian.

‎Kapolsek Kalitidu, AKP Saefudinuri, membenarkan adanya kejadian tersebut, dan menyebut bahwa kecelakaan ini merupakan laka tunggal tanpa keterlibatan kendaraan lain.

‎“Dari hasil keterangan saksi di TKP, kain pembonceng terlilit rantai motor hingga menyebabkan kendaraan terjatuh,” ujarnya.

‎Ia juga memastikan situasi telah ditangani dengan baik oleh petugas.

‎Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, ‎terutama di jalur Bojonegoro–Cepu yang meski terlihat lurus namun memiliki beberapa titik rawan.

‎“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk tetap waspada, tidak memacu kendaraan secara berlebihan, dan selalu mengutamakan keselamatan,” tambahnya.

‎Keselamatan berkendara diharapkan menjadi prioritas utama bagi seluruh pengguna jalan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *