Wamenkop RI Puji BMT NU Ngasem, Wabup Bojonegoro: Jadi Paket Lengkap Wisata dan Ekonomi

BOJONEGOROtimes.Id – Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mendampingi Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Holding Koperasi BMT NU Ngasem Tahun Buku 2025, Minggu (8/2/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung di Ballroom KH Hasyim Asyari, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro tersebut juga dirangkai dengan peluncuran buku Transformasi Koperasi Modern.

‎Kehadiran kedua pejabat ini menjadi penyemangat bagi pengurus dan anggota koperasi.

‎Momentum RAT dinilai sebagai bukti perkembangan kelembagaan yang semakin matang.

‎Dalam sambutannya, Wamenkop Farida Farichah menilai BMT NU Ngasem sejalan dengan ruh koperasi yang menitikberatkan kolaborasi dan kebersamaan.

‎Menurutnya, kekuatan utama koperasi lahir dari praktik gotong royong antaranggota.

‎“BMT NU Ngasem mempunyai persamaan dengan ideologi koperasi, yakni kerja sama untuk menyejahterakan anggota,” ujarnya.

‎Ia pun memberikan apresiasi atas konsistensi pengelolaan lembaga tersebut.

‎Farida mengungkapkan, perputaran ekonomi di BMT NU Ngasem telah menyentuh angka fantastis, mendekati setengah triliun rupiah.

‎Capaian itu menunjukkan tingkat kepercayaan anggota sekaligus manajemen yang berjalan baik.

‎“Perkembangannya luar biasa, asetnya juga sudah banyak,” tegasnya.

‎Keberhasilan tersebut dinilai pantas menjadi rujukan daerah lain.

‎Ia berharap model yang diterapkan BMT NU Ngasem bisa direplikasi kabupaten/kota lain, khususnya di Jawa Timur.

‎Namun Farida mengingatkan, koperasi tidak semata mengejar profit, melainkan tetap menjaga nilai sosial.

‎“Saya berharap daerah lain punya hal serupa, tapi sosial dan profesionalisme harus berjalan beriringan,” tambahnya.

‎Pesan itu disambut tepuk tangan para peserta RAT.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menyampaikan rasa bangga atas kiprah BMT NU Ngasem yang terus berkembang.

‎Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga memberi dampak luas bagi daerah.

‎“Atas nama Pemkab Bojonegoro, kami bangga dengan keberadaan BMT NU Ngasem,” ucapnya.

‎Ia menilai sinergi pemerintah dan koperasi perlu terus diperkuat.

‎Nurul juga menuturkan, kawasan BMT NU Ngasem kini telah menjadi bagian dari destinasi wisata lokal yang diminati masyarakat.

‎Pengunjung dapat menikmati sejumlah lokasi dalam satu rangkaian perjalanan.

‎“Masyarakat bisa menikmati satu paket mulai Kayangan Api, minizoo, BMT NU Ngasem hingga kebun blimbing,” jelasnya.

‎Menurutnya, hal ini menjadi nilai tambah bagi Bojonegoro.

‎Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, lanjut Nurul, berkomitmen memberi dukungan penuh terhadap perkembangan koperasi.

‎Berbagai program penguatan ekonomi kerakyatan terus diupayakan agar manfaatnya dirasakan warga.

‎“Kami selalu memberikan support,” tegasnya.

‎Dukungan tersebut diharapkan membuat koperasi semakin maju dan mandiri.

‎Selain keberhasilan BMT, Pemkab Bojonegoro juga mencatat capaian pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

‎Hingga kini terdapat sembilan KDMP yang seluruh pembangunan gedungnya telah rampung.

‎Langkah ini selaras dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat ekonomi desa.

‎Program tersebut diharapkan memperluas akses kesejahteraan masyarakat.

‎Tak hanya itu, sejumlah program prioritas pemerintah pusat juga telah dijalankan di Bojonegoro.

‎Mulai dari Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, hingga Sekolah Rakyat dan ketahanan pangan.

‎Semua diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh.

‎Sinergi pusat dan daerah pun terus diperkuat melalui implementasi nyata. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *