Isra Mi’raj Jadi Momentum Pembinaan Mental Prajurit Kodim Lamongan

LAMONGAN – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Kodim 0812 Lamongan menggelar kegiatan keagamaan di Masjid Al-Arif Makodim.

‎Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan rohani guna memperkokoh iman serta meningkatkan kualitas pengabdian prajurit Kodil Lamongan kepada bangsa dan negara.

‎Peringatan Isra Mi’raj tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Kodim 0812 Lamongan, Mayor Arh Moh. Ngateno, yang hadir mewakili Dandim.

‎Turut serta dalam kegiatan tersebut para Perwira Staf, Danramil jajaran, prajurit TNI, serta PNS di lingkungan Kodim 0812/Lamongan.

‎Dalam sambutannya, Mayor Arh Moh. Ngateno menegaskan bahwa Isra Mi’raj memiliki makna mendalam bagi prajurit TNI.

‎Ia menilai peristiwa tersebut bukan sekadar peringatan rutin, namun menjadi pengingat penting akan nilai ketaatan dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

‎“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang kepatuhan terhadap perintah Allah SWT, khususnya salat lima waktu. Nilai disiplin inilah yang harus terus kita terapkan dalam tugas sebagai prajurit penjaga kedaulatan NKRI,” tegasnya.

‎Acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Syaifudin, S.Pd.I., M.A.

‎Dalam ceramahnya, ia mengulas perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha sebagai peristiwa luar biasa penuh hikmah.

‎KH. Syaifudin menekankan bahwa salat merupakan simbol kedisiplinan tertinggi yang sangat relevan dengan karakter prajurit.

‎Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas moral dan amanah dalam setiap tugas sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

‎“Prajurit harus mampu menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Allah (Hablum Minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (Hablum Minannas), karena keduanya adalah fondasi pengabdian yang sejati,” ungkapnya.

‎Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan ditutup dengan doa bersama.

‎Doa dipanjatkan demi keselamatan bangsa, keutuhan NKRI, serta terwujudnya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lamongan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *