BOJONEGOROtimes.Id – Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan ditunjukkan oleh Kepala Desa Pejok, Guntur Priyanto. Beliau menyalurkan bantuan air bersih selama satu bulan penuh kepada warga di Dusun Karangpilang, Dusun Jetis, dan Dusun Jatisari, Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah musim kemarau panjang.
Untuk memastikan pasokan air bersih tetap tersedia, armada pengangkut dikerahkan secara intensif dengan membawa toren berkapasitas 8.000 liter. Armada tersebut melakukan pengiriman hingga lima kali bolak-balik dalam sehari ke lokasi yang terdampak.
Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Desa Pejok terhadap masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
“Saat ini kondisinya memang lagi sulit air karena kemarau panjang. Kasihan warga kalau harus kesusahan cari air bersih untuk masak atau kebutuhan harian. Makanya, kami dari pihak desa berupaya semaksimal mungkin membantu dengan armada yang ada. Mudah-mudahan kiriman air ini bisa sedikit meringankan beban warga selama musim kemarau ini. Sembari menyalurkan bantuan, mari kita sama-sama berdoa agar di Desa kita bisa cepat turun hujan supaya sumber air kembali normal,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).
Bantuan air bersih tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Air yang disalurkan langsung dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti memasak, mencuci, dan keperluan harian lainnya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok akan air bersih, bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban warga selama musim kekeringan. Dengan adanya pasokan air ini, masyarakat tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mencari sumber air demi memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.
Guntur Priyanto menegaskan bahwa penanganan kekeringan membutuhkan dukungan serta semangat gotong royong dari berbagai pihak. Menurutnya, upaya membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih harus menjadi perhatian bersama.
“Kita tahu air bersih ini kan kebutuhan yang paling utama bagi warga. Jadi, penanganan kekeringan ini sebenarnya butuh kerja sama dan gotong royong dari semua pihak. Saya juga mengajak siapa saja, mungkin dari instansi atau pihak luar yang punya kemampuan lebih, mari bersama-sama kita bantu warga yang sedang kekurangan air ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihak desa akan terus memperhatikan kondisi masyarakat, khususnya warga yang masih kesulitan mendapatkan air bersih. Apabila kekeringan terus berlanjut, upaya pemberian bantuan dan koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ketersediaan air bersih menjadi perhatian bersama karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi solusi sementara bagi warga sembari menunggu kondisi sumber air kembali normal.
Melalui penyaluran bantuan air bersih ini, Kepala Desa Pejok berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terbantu dan beban warga akibat bencana kekeringan bisa berkurang.(Dj)












