BOJONEGOROtimes.Id — Krisis air bersih akibat musim kemarau mendorong Yonif TP-885/Belibis Putih bersama HIPMI Bojonegoro bergerak membantu warga.
Sebanyak 100.000 liter air bersih disalurkan pada Sabtu (5/9/2026). Bantuan menyasar wilayah yang terdampak kekeringan di Bojonegoro.
Distribusi air dilakukan di tujuh titik pada lima desa di Kecamatan Tambakrejo dan Ngraho.
Empat truk tangki dikerahkan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat.
Warga menyambut positif bantuan yang dinilai meringankan kebutuhan air sehari-hari.
Yani, warga Desa Nganti, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih tersebut. Ia berharap kepedulian dari berbagai pihak terus mengalir selama musim kemarau.
“Semoga HIPMI Bojonegoro dan batalyon diberikan rezeki berlimpah. Mengalir seperti air yang diberikan kepada kami,” ujarnya.
Ketua HIPMI Bojonegoro, Sholikhuddin Zuhdi, mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pengusaha muda bersama TNI.
Penyaluran diprioritaskan ke daerah yang mengalami kekeringan cukup parah.
“Bantuan air bersih ini kami fokuskan ke wilayah-wilayah yang mengalami dampak kekeringan terparah,” tuturnya.
Wakil Komandan Yonif TP-885/BP, Kapten Inf Yusri Khoirudin, mengapresiasi kerja sama dengan HIPMI Bojonegoro.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan meringankan beban warga yang membutuhkan air bersih,” ujarnya.
Yusri berharap sinergi antara Yonif TP-885/BP dan HIPMI Bojonegoro dapat terus berjalan.
Kolaborasi lintas unsur dinilai mampu memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ketika kita bergerak bersama, manfaat yang diberikan kepada masyarakat tentu akan semakin besar,” tambahnya. (*)
