BOJONEGOROtimes.Id — Kesempatan bagi pemuda Bojonegoro untuk menyuarakan gagasan dan menunjukkan kemampuan berbicara di depan publik kembali terbuka.
Dinpora Bojonegoro menggelar Bojonegoro Youth Festival (BYF) 2026 melalui Kompetisi Pidato Kepemudaan.
Mengusung tema “Youth for Impact: Pemuda Berkarya, Berkolaborasi dan Menginspirasi”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan ide kreatif sekaligus merespons berbagai persoalan di masyarakat.
Kepala Bidang Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Flora Agrishinta, mengatakan kompetisi tersebut ditujukan untuk mendorong pemuda agar lebih percaya diri menyampaikan gagasan dan berani mengambil peran di lingkungan sekitarnya.
“Kompetisi ini terbuka bagi pemuda berusia 16 hingga 30 tahun yang berdomisili di Kabupaten Bojonegoro,” ungkap Flora, Kamis (3/9/2026).
Kompetisi digelar gratis dan dapat diikuti secara individu oleh peserta yang bukan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pendaftaran dilakukan secara daring dengan mengirimkan naskah serta video pidato berdurasi maksimal lima menit.
Video wajib direkam dengan teknik one take tanpa potongan.
Dari seluruh peserta, panitia akan memilih 10 video terbaik untuk mengikuti babak final secara langsung di Bojonegoro Sport Centre (BSC).
Peserta dapat memilih salah satu dari lima tema yang telah ditentukan, yakni Mental Health and Youth Wellbeing, Sustainability, Green Economy, Gender Equality and Inclusion, serta Digital Transformation and AI.
Pada babak final, 10 peserta terpilih akan menyampaikan pidato secara offline dengan durasi maksimal 10 menit.
Penilaian meliputi retorika, kejelasan, inspirasi dan dampak, penguasaan audiens, serta kreativitas.
Total hadiah yang disediakan mencapai Rp3.750.000.
Juara 1 mendapat Rp1,5 juta, Juara 2 Rp1 juta, Juara 3 Rp750 ribu, sedangkan Juara Favorit memperoleh Rp500 ribu.
Selain hadiah uang pembinaan, tiga juara utama juga mendapatkan trofi dan sertifikat.
Sementara Juara Favorit memperoleh sertifikat penghargaan, dengan hadiah uang dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai pendaftaran pada 24 Agustus–8 Oktober 2026, penilaian video 9–14 Oktober, dan pengumuman peserta lolos pada 15 Oktober.
Technical meeting dijadwalkan 16 Oktober pukul 10.00 WIB.
Sedangkan babak final akan digelar Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 11.00–13.00 WIB di BSC, Jalan Veteran Nomor 84, Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro.
Flora menegaskan karya yang dikirimkan harus orisinal dan belum pernah digunakan dalam kompetisi sebelumnya.
Materi pidato juga wajib mematuhi ketentuan yang berlaku.
“Materi pidato tidak boleh mengandung unsur SARA ataupun hal-hal yang bertentangan dengan peraturan dan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Dinpora Bojonegoro berharap BYF 2026 mampu melahirkan lebih banyak pemuda yang percaya diri, komunikatif, kreatif, serta mampu menghadirkan gagasan yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
Informasi dan pendaftaran dilakukan melalui formulir daring panitia.
Peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Dinda melalui nomor 089678141667. (*)



Komentar