BOJONEGOROtimes.Id – Program TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, resmi berakhir pada Kamis (13/8/2026).
Namun, berakhirnya program pembangunan tersebut tidak serta-merta menghapus kedekatan antara Satgas TMMD dan masyarakat.
Selama sebulan, personel TNI hidup dan bekerja bersama warga dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Kebersamaan itu pun meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Desa Kesongo dan sekitarnya.
Camat Kedungadem, Sahlan, berharap hubungan baik yang terjalin selama pelaksanaan TMMD dapat terus dipertahankan.
Menurutnya, masyarakat akan tetap menyambut hangat para personel Satgas apabila kembali berkunjung ke Desa Kesongo.
Ia menilai banyak keteladanan dan kenangan positif yang ditinggalkan selama program berlangsung.
“Kami tentunya mengharapkan silaturahmi tetap berjalan, dan kami akan selalu menyambut dengan hangat apabila mereka datang kembali ke tempat kami,” ujar Sahlan, Jumat (14/8/2026).
TMMD yang dimulai sejak 15 Juli 2026 itu juga menghasilkan sejumlah pembangunan penting bagi masyarakat.
Di antaranya jalan cor beton sepanjang sekitar 1,04 kilometer dengan lebar tiga meter di Dusun Mundu dan Kedungpandan.
Program tersebut juga memperbaiki sembilan unit RTLH, membangun sumur bor beserta jaringan perpipaan, serta menormalisasi sungai afvoer.
Selain itu, empat ruang kelas sekolah turut direhabilitasi untuk mendukung kenyamanan proses belajar siswa.
Tak berhenti pada sasaran utama, TMMD ke-129 juga menghadirkan sejumlah capaian tambahan atau over prestasi.
Di antaranya perbaikan jembatan desa serta pembangunan rest area terpadu di jalur Kesongo, Bojonegoro menuju Sukorame, Lamongan.
Rest area itu dilengkapi mushola, MCK, lapak UMKM dan area parkir yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Saat ini masyarakat sudah mulai memanfaatkan hasil-hasil dari program TMMD ini. Kami mengucapkan terima kasih dan selamat atas suksesnya TMMD ke-129 tahun 2026,” pungkas Sahlan. (*)

















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,