‎Warga Kesongo Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis di Penutupan TMMD ke-129 Bojonegoro

BOJONEGOROtimes.Id – Penutupan TMMD ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tak hanya meninggalkan pembangunan fisik.

‎Rangkaian kegiatan juga diisi layanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

‎Ratusan warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka.

‎Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian sosial dalam program TMMD.

‎Layanan kesehatan tersebut merupakan hasil kolaborasi TNI, Pemkab Bojonegoro dan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kesongo.

‎Tim medis menyediakan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, tinggi badan hingga berat badan.

‎Delapan perawat dan seorang dokter diterjunkan langsung untuk melayani warga.

‎Selain pemeriksaan, masyarakat juga memperoleh konsultasi dan pengobatan secara gratis.

‎Kepala Puskesmas Kesongo, dr. Bowo Luhur Santoso, mengatakan layanan tersebut sekaligus menjadi sarana deteksi dini berbagai gangguan kesehatan.

‎Warga yang ditemukan memiliki indikasi masalah kesehatan dapat langsung memperoleh penanganan dan edukasi dari tenaga medis.

‎“Kita bisa memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Jika ada indikasi gangguan kesehatan, dokter bisa langsung memberikan tindakan, meresepkan obat, sekaligus memberikan edukasi,” ujar dr. Bowo, Kamis (13/8/2026).

‎Selain pelayanan medis, petugas juga membagikan makanan tambahan kepada masyarakat.

‎Edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang turut diberikan untuk mendukung kesehatan keluarga.

‎Dr. Bowo juga mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama karena keterbatasan air bersih.

‎Penyimpanan air yang tidak dikelola dengan baik dinilai dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit.

‎“Musim kemarau ini sulit air, sehingga warga cenderung menyimpan persediaan air. Namun, wadah tersebut berisiko menjadi tempat berkembang biak nyamuk yang dapat memicu penyakit, salah satunya DBD,” jelasnya.

‎Ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

‎Upaya pencegahan dinilai penting untuk menjaga kondisi keluarga tetap sehat. Terlebih, perubahan musim dapat memengaruhi munculnya berbagai gangguan kesehatan.

‎Salah seorang warga, Hadi (56), mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.

‎Menurutnya, masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya maupun bepergian jauh.

‎“Layanan kesehatan gratis ini sangat membantu kami. Kami bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa biaya dan tidak perlu jauh-jauh. Terima kasih kepada seluruh jajaran TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro,” ungkap Hadi.

‎Penutupan TMMD ke-129 di Kesongo pun menjadi momentum yang mempertemukan pembangunan fisik dengan pelayanan sosial bagi masyarakat.

‎Sinergi TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan warga diharapkan terus berlanjut setelah program berakhir.

‎Kehadiran layanan kesehatan gratis menjadi salah satu bukti nyata manfaat TMMD bagi masyarakat.

‎Program tersebut diharapkan ikut mendorong terciptanya desa yang semakin sehat dan sejahtera. (*)