‎Babinsa Solokuro Hijaukan Hutan Lamongan, Tanam Alpukat bersama Perhutani dan Warga

LAMONGAN – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Lamongan.

‎Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro, Serka Suzaki Erfan, terlibat langsung dalam kegiatan penanaman pohon produktif bibit alpukst di lahan LMDH Perhutani Desa Solokuro, Kamis (28/05/2026).

‎Dengan penuh semangat, Serka Suzaki bersama perangkat desa, petugas Perhutani, dan anggota LMDH bergotong royong menanam berbagai bibit pohon.

‎Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi nyata dalam menjaga kawasan hutan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

‎“Penanaman ini bukan hanya soal penghijauan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk warga. Pohon produktif nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak lingkungan,” ujar Serka Suzaki di sela kegiatan.

‎Jenis tanaman yang dipilih dalam program tersebut meliputi alpukat, mangga, dan sengon.

‎Selain mampu menjaga struktur tanah agar tetap stabil, tanaman itu juga dinilai memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat di masa mendatang.

‎Kepala Desa Solokuro menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Babinsa dalam kegiatan sosial dan lingkungan di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat mampu meningkatkan semangat warga untuk ikut menjaga kelestarian hutan.

‎“Kami merasa terbantu dengan pendampingan Babinsa. Kehadiran beliau memberi motivasi kepada warga agar lebih peduli terhadap lingkungan dan mau bersama-sama merawat hutan,” ungkap Kepala Desa Solokuro.

‎Sementara itu, pihak Perhutani menilai kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting dalam keberhasilan program penghijauan.

‎Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dianggap mampu memperkuat upaya pelestarian kawasan hutan secara berkelanjutan.

‎“Sinergi seperti ini sangat diperlukan agar program penghijauan berjalan maksimal. Semua pihak punya peran penting dalam menjaga kelestarian hutan,” kata salah satu petugas Perhutani yang hadir mendampingi kegiatan.

‎Bagi Serka Suzaki, menjaga kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan hidup masyarakat.

‎Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.

‎“Kalau hutannya terjaga, sumber air tetap ada, udara bersih, dan masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi. Itu tujuan yang ingin kita capai bersama,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed