LAMONGAN – Kemacetan lalu lintas sempat terjadi di Jalan Raya Deket–Lamongan, tepatnya di sebelah barat simpang tiga Deket, Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, Senin pagi (27/04/2026).
Peristiwa ini langsung mendapat respons cepat dari anggota piket Polsek Deket yang turun ke lokasi.
Petugas melakukan pengaturan arus kendaraan guna mengurangi kepadatan yang terjadi.
Langkah sigap tersebut membantu meminimalisir antrean kendaraan di jalur utama tersebut.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kemacetan dipicu oleh sebuah truk yang mengalami kerusakan teknis.
“Kemacetan terjadi akibat sebuah truk dengan nomor polisi K-9343-PD yang mengalami patah as roda belakang,” ujarnya.
Kondisi ini membuat kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan seperti biasa.
Truk tersebut diketahui dikemudikan oleh Riko (30), warga Randublatung, Blora, Jawa Tengah.
Saat kejadian, kendaraan tengah mengangkut material kayu berupa usuk dan reng.
Muatan yang cukup berat turut memperparah kondisi kendaraan saat mengalami kerusakan.
Akibatnya, posisi truk sempat melintang dan menghambat sebagian badan jalan.
“Akibat kerusakan tersebut, badan truk sempat menghalangi sebagian badan jalan sehingga terjadi penyempitan arus lalu lintas,” jelas Hamzaid.
Penyempitan ini menyebabkan arus kendaraan dari arah Lamongan menuju Gresik tersendat.
Antrean kendaraan pun tidak dapat dihindari dalam beberapa waktu.
Situasi sempat menimbulkan kepadatan cukup panjang di lokasi kejadian.
Kapolsek Deket AKP Akhmad Khusen bersama anggotanya segera bergerak setelah menerima laporan warga.
Petugas langsung melakukan pengaturan lalu lintas agar arus tetap berjalan.
Selain itu, proses evakuasi kendaraan juga dilakukan untuk mengurangi hambatan di jalan.
Upaya ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan kondisi lalu lintas.
“Dengan kehadiran petugas di lapangan, arus lalu lintas secara bertahap dapat kembali lancar dan situasi tetap terpantau aman serta kondusif,” tambahnya.
Penanganan cepat tersebut mendapat respons positif dari para pengguna jalan.
Kondisi lalu lintas pun berangsur normal setelah kendaraan berhasil dipinggirkan.
Situasi di lokasi kembali terkendali tanpa adanya insiden lanjutan.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara.
Pengemudi diminta mematuhi rambu lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan.
Hal ini terutama penting bagi pengemudi kendaraan angkutan barang dengan muatan berat.
Langkah pencegahan dinilai penting untuk menghindari kejadian serupa.
“Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima,” imbaunya.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan jika menemukan kejadian darurat di jalan.
Laporan dapat disampaikan melalui layanan Kepolisian di nomor 110.
Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,