‎Antusiasme Tinggi, Gerakan Pangan Murah di Balen Bojonegoro Catat Penjualan Fantastis

BOJONEGOROtimes.Id – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro di Lapangan Futsal Desa Penganten, Kecamatan Balen, Jumat (25/02/2026), disambut antusias warga.

‎Kegiatan ini mencatat total omzet penjualan lebih dari Rp39 juta.

‎Tingginya transaksi menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan terjangkau.

‎Program ini pun dinilai efektif membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.

‎Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menyampaikan bahwa beras menjadi komoditas paling diminati dengan total penjualan mencapai 1.000 kilogram.

‎Minyakita menyusul sebagai produk dengan volume penjualan tinggi berikutnya.

‎“Tingginya penjualan beras ini sangat wajar mengingat beras adalah kebutuhan pokok utama masyarakat. Kami bersyukur kegiatan berjalan tertib dan lancar sesuai rencana,” ujarnya.

‎Lonjakan pembeli juga dipengaruhi adanya subsidi harga telur ayam ras sebesar Rp5.000 per kilogram.

‎Dukungan subsidi tersebut berasal dari BPR Bank Daerah Bojonegoro untuk membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga telur.

‎Selain komoditas utama seperti gula dan minyak goreng, kegiatan ini turut melibatkan pelaku UMKM lokal.

‎Kehadiran produk olahan UMKM ikut meramaikan kegiatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

‎Keberhasilan GPM di Desa Penganten menjadi dorongan bagi Pemkab Bojonegoro untuk terus menggulirkan program serupa secara berkelanjutan.

‎Pemerintah daerah menilai GPM berperan penting dalam menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan.

‎“GPM bukan sekadar pasar murah musiman, melainkan langkah strategis kami dalam menjaga stabilitas pasokan, keterjangkauan harga pangan, serta menjadi instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Bojonegoro,” pungkas Zaenal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *