Bupati Bojonegoro Resmikan Bazar Ramadhan UMKM Bahagia, 75 Stand Gratis Disiapkan

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembukaan Bazar Ramadhan UMKM Bahagia 1447 Hijriah.

‎Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Jumat (20/2/2026), di sepanjang Jalan Mastumapel, Kota Bojonegoro.

‎Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya kegiatan.

‎Bazar ini akan berlangsung hingga 20 Maret 2026 menjelang Hari Raya Idul Fitri.

‎Penyelenggaraan bazar Ramadhan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

‎Selain sebagai sarana promosi produk lokal, kegiatan ini juga bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

‎Momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk menggerakkan sektor riil melalui transaksi langsung antara penjual dan pembeli.

‎Dengan demikian, perputaran ekonomi daerah diharapkan semakin meningkat.

‎Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang ibadah semata.

‎Ia menyebut Ramadhan juga mengajarkan nilai kesabaran, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

‎“Bulan Ramadhan bukan sekadar momen ibadah, tetapi juga mengajarkan tentang kesabaran, kepedulian, dan semangat berbagi. Penyelenggaraan pasar ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah bagi para pelaku usaha lokal,” ungkapnya.

‎Bupati juga secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan pernyataan yang disambut antusias masyarakat dan pelaku UMKM.

‎“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pembukaan Bazar Ramadhan UMKM Bahagia 1447 Hijriah tahun 2026 saya nyatakan dibuka,” ucapnya.

‎Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

‎Kehadiran bazar ini diharapkan membawa berkah bagi seluruh pihak yang terlibat.

‎Acara pembukaan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua TP PKK Cantika Wahono, organisasi kemasyarakatan, serta para pelaku UMKM.

‎Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan ekonomi lokal.

‎Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.

‎Para pedagang pun menyambut positif fasilitas yang diberikan pemerintah.

‎Usai prosesi pembukaan, Bupati bersama rombongan meninjau langsung sejumlah stan bazar yang berjejer di sepanjang lokasi kegiatan.

‎Berbagai produk ditampilkan, mulai dari kebutuhan pokok, aneka jajanan khas Ramadhan, hingga produk kreatif UMKM lokal.

‎Interaksi langsung antara kepala daerah dan pedagang menambah semangat para pelaku usaha.

‎Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sendiri menyediakan 75 tenda stan secara gratis untuk mendukung partisipasi UMKM.

‎Melalui Bazar Ramadhan UMKM Bahagia 1447 H ini, Pemkab Bojonegoro berharap tercipta ekosistem ekonomi yang semakin kuat dan berkelanjutan.

‎Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan menjelang Lebaran.

‎Lebih dari itu, bazar menjadi ruang strategis promosi dan peningkatan daya saing produk lokal.

‎Sinergi berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diyakini mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah di masa depan. (Prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *