Kecelakaan Maut Jalur Bojonegoro–Lamongan, Motor Tertabrak Truk Mundur di Kabunan Balen

BOJONEGOROtimes.Id – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di jalur nasional penghubung Bojonegoro–Lamongan.

‎Kali ini insiden berlangsung di kawasan Desa Kabunan, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro pada Jumat malam (6/2/2026).

‎Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berada di lokasi.

‎Arus lalu lintas pun sempat tersendat beberapa saat.

‎Kecelakaan melibatkan kendaraan truk Hino bernopol B-9745-FXV dengan sepeda motor Honda Revo S-6090-DH.

‎Benturan keras tidak dapat dihindari saat kedua kendaraan berada dalam jarak yang sangat dekat.

‎Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan.

‎Petugas pun datang untuk melakukan penanganan.

‎Pengemudi truk diketahui bernama Sopyan Setyan Prayogo (26), warga Desa Weton, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang.

‎Sedangkan sepeda motor dikendarai oleh M. Asfari Aly (70), warga Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Bojonegoro.

‎Korban mengalami luka berat akibat benturan tersebut.

‎Ia kemudian dilarikan menuju rumah sakit.

‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menerangkan kronologi awal kejadian.

‎Menurutnya, saat itu truk bergerak mundur dari arah utara menuju selatan.

‎Pada saat bersamaan, sepeda motor melintas dari arah barat ke timur.

‎Situasi itu membuat tabrakan tidak terelakkan.

‎“Karena posisi kendaraan sudah berdekatan, pengendara motor tidak memiliki ruang untuk menghindar,” terang Ipda Septian.

‎Akibatnya korban terjatuh dan menderita luka serius.

‎Petugas bersama warga segera melakukan evakuasi.

‎Korban dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan pertolongan.

‎Meski telah mendapat penanganan medis secara intensif, nyawa korban akhirnya tidak tertolong.

‎Korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

‎Kabar duka ini pun menambah daftar kecelakaan fatal di jalur tersebut.

‎Keluarga korban segera dihubungi pihak berwenang.

‎Kapolsek Balen, AKP Sri Windiarto, turut menyampaikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan.

‎Ia meminta masyarakat meningkatkan kehati-hatian saat berkendara, terutama pada malam hari.

‎Faktor penerangan yang terbatas disebut menjadi perhatian penting.

‎Apalagi saat hujan turun, risiko kecelakaan semakin tinggi.

‎“Kami mengingatkan pengendara agar lebih waspada ketika jarak pandang berkurang dan permukaan jalan licin,” tegas AKP Sri Windiarto.

‎Dirinya berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang.

‎Keselamatan menurutnya harus menjadi prioritas utama.

‎Disiplin berlalu lintas dinilai sangat menentukan.

‎Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Satlantas Polres Bojonegoro.

‎Petugas melakukan penyelidikan guna memastikan seluruh penyebab kejadian.

‎Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.

‎Proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *