BOJONEGOROtimes.Id – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembenihan Ikan Lele di Aula Kantor Disnakkan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas benih sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha perikanan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyerahkan bantuan bibit ikan lele beserta sarana pendukung secara simbolis kepada kelompok pembudidaya.
Bantuan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan usaha perikanan yang produktif dan berkelanjutan.
Kepala Disnakkan Bojonegoro, Catur Rahayu, menyampaikan bahwa sektor perikanan daerah memiliki potensi besar.
Saat ini, terdapat 224 kelompok perikanan dengan beragam bidang usaha, mulai dari pembudidayaan, pengolahan, pemasaran hingga pengawasan.
Produksi benih di Balai Benih Ikan (BBI) tercatat sekitar 1,145 juta ekor, sedangkan produksi ikan lele mencapai sekitar 3.800 ton per tahun.
Hingga September 2026, program penebaran ikan atau restocking di embung, waduk, sekolah, pondok pesantren, dan kepolisian telah mencapai 292.000 ekor.
Wakil Bupati Nurul Azizah mengajak peserta untuk menjalankan usaha pembenihan lele dengan tekun, ulet, dan penuh semangat.
Menurutnya, usaha tersebut berpeluang meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Bojonegoro.
Usaha pembenihan lele memiliki prospek cerah untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui bimtek dan bantuan sarana produksi ini, Pemkab Bojonegoro berharap para pembudidaya mampu menghasilkan benih berkualitas, meningkatkan produktivitas, serta mengembangkan usaha secara mandiri dan berdaya saing demi kesejahteraan masyarakat. (Prokopim)






