BOJONEGOROtimes.Id – Fun Farmer Day bertajuk Gumregah Tani Bojonegoro (GUTANBO FEST 2026) digelar di Alun-Alun Bojonegoro pada 16–18 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangkitkan semangat petani, mempromosikan produk unggulan lokal, memperluas pemasaran, serta mendorong pertanian modern guna memperkuat posisi Bojonegoro sebagai daerah penyangga pangan.
GUTANBO merupakan gerakan untuk mewujudkan pertanian yang lebih maju, mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui kolaborasi pemerintah, kelompok tani, serta pemanfaatan teknologi.
Semangat gumregah mencerminkan tekad untuk bangkit dan berbenah agar sektor pertanian mampu berkembang mengikuti kemajuan zaman.
Pemerintah berperan melalui kebijakan, pendampingan, penyediaan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas petani.
Sementara itu, kelompok tani menjadi penggerak di lapangan untuk memperkuat kerja sama dan berbagi pengetahuan, didukung teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi serta kualitas hasil panen.
Penerapan benih unggul, mekanisasi pertanian, pengelolaan air, dan metode budidaya yang efektif menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas.
Namun, kemajuan pertanian juga harus tercermin dari kesejahteraan petani, efisiensi biaya produksi, kelestarian lahan, serta kemampuan menghadapi perubahan iklim dan tantangan pasar.
Dengan potensi lahan, pengalaman petani, dukungan pemerintah, dan perkembangan teknologi, Bojonegoro memiliki peluang memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan pangan.
Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda dan dunia usaha, agar inovasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat pertanian.
Melalui GUTANBO FEST 2026, semangat kebersamaan diharapkan berkembang menjadi aksi nyata dari proses tanam hingga panen, termasuk penguatan distribusi dan pemasaran hasil pertanian.
Kolaborasi yang berkelanjutan menjadi kunci membangun Bojonegoro sebagai lumbung pangan yang kuat, dengan petani berdaya dan pertanian yang semakin modern. (Prokopim)








